BPS Sekadau Gelar FGD Pembahasan Data Publikasi

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menggelar focus group discussion (FGD) pembahasan data publikasi Kabupaten

BPS Sekadau Gelar FGD Pembahasan Data Publikasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menggelar focus group discussion (FGD) pembahasan data publikasi Kabupaten dalam angka 2019 di Hotel Vinca Borneo, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (11/7) 

BPS Sekadau Gelar FGD Pembahasan Data Publikasi

SEKADAU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menggelar focus group discussion (FGD) pembahasan data publikasi Kabupaten dalam angka 2019 di Hotel Vinca Borneo, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (11/7). Kepala BPS Kabupaten Sekadau, Agus Hartanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan diskusi kelompok untuk melakukan kompilasi data daerah dalam angka.

"Pada kegiatan ini kami mengundang instansi serta lembaga SKPD di daerah untuk mengirimkan data-data yang mereka produksi. Karena nantinya data tersebut akan digunakan untuk dijadikan data publikasi daerah," ujarnya.

Diakui olehnya data tersebut telah di serahkan kepada pihaknya namun tentu menurut dia perlu verifikasi.

Baca: Buka Sosialisasi UU Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, Ini Harapan Dishub Kapuas Hulu

Baca: TMMD ke-105 Tahun 2019 di Ketapang Resmi Dibuka

Baca: Traveloka Pastikan Tidak Adakan Program Pengumpulan Poin dengan Cara Meminta Data Masyarakat

"Mereka sudah memberikan data tersebut ke BPS dan tahapan berikutnya adalah kami melakukan klarifikasi dan verifikasi. Jika memang masih ada kekeliruan bisa kita perbaiki segera, karena bukan tidak mungkin data yang diberikan terdapat kesalahan atau ada penambahan data," ungkapnya.

Hal ini dilakukan menurutnya juga untuk singkronisasi data, sehingga, data tersebut menjadi satu.

"Harapannya bisa ontime datanya kami rilis 16 Agustus nanti, data dari semua SKPD, data sektoral. Tugas pokoknya sebenarnya kami hanya mengkompilasi data, yang menghasilkan data itu SKPD atau lembaga," tuturnya.

Untuk data yang disajikan nantinya menurut dia sesuai dengan tupoksi masing-masing satuan kerja.

"Kalau dia banyak produk datanya, yang kami sajikan juga banyak. Kalau untuk output adalah buku daerah dalam angka. Jadi, ini tinggal di finalisasi, kemudian tahap editing dan publikasinya," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved