Begini Tanggapan Pemilik E-Warung Terkait Profit Dari BPNT

Satu diantara pemilik E-Warung di Desa Sengkubang, Thamrin (53) mengatakan, dia bersama teman-temannya tidak ingin ada kerugian

Begini Tanggapan Pemilik E-Warung Terkait Profit Dari BPNT
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Pemilik E-Warung Desa Sengkubang, Thamrin, usai diberikan sosialisasi dan edukasi terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2019. 

Begini Tanggapan Pemilik E-Warung Terkait Profit Dari BPNT

MEMPAWAH - Satu diantara pemilik E-Warung di Desa Sengkubang, Thamrin (53) mengatakan, dia bersama teman-temannya tidak ingin ada kerugian yang dialami selama menjadi mitra pemerintah dalam penyaluran BPNT.

"Untuk harga beras, kita sudah tahu harga pasaran dan itu tergantung kualitasnya, turun atau naik paling seribu rupiah dan tidak terjadi dalam rentang waktu yang dekat," ujarnya.

Baca: Penutupan Gelar Seni Budaya dan Pameran Kubu Raya Berlangsung Meriah

Baca: E-Warung Dapat Keuntungan, Kapsulani Sebut Sebuah Kewajaran

Baca: INDONESIA OPEN 2019 - Peringkat Dunia Jojo-Ginting Tetap, Tomy Turun

Tapi kalau telur kata dia, harga berubah-ubah, kalau memang ada kenaikan harga, tidak menutup kemungkinan akan kita kurangi, karena kita tidak mau rugi juga.

"Kita sudah tetapkan harga bahan pokok itu akan sama di semua daerah, tapi keuntungan yang didapat akan berbeda antara yang jauh dan dekat. Rencananya, harga di sekitar Kota Mempawah mau disamakan, tapi di daerah terpencil seperti Sadaniang harus ada penyesuaian," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved