Wali Kota Edi Kamtono Merasa Masih Kekurangan PNS di Pemkot Pontianak, Ini Alasannya

"Setiap tahun ASN kita yang pensiun itu selalu lebih dari angka seratus," ujarnya.

Wali Kota Edi Kamtono Merasa Masih Kekurangan PNS di Pemkot Pontianak, Ini Alasannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICIA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat diwawancarai, Rabu (10/7/2019) 

Wali Kota Edi Kamtono Merasa Masih Kekurangan PNS di Pemkot Pontianak, Ini Alasannya

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan adanya pensiun aparatur sipil negara setiap tahun sementara perekrutan CPNS tidak terjadi setiap waktu sehingga hal itu berdampak pada kekurangan tenaga PNS di beberapa sektor layanan di pemerintahan Kota Pontianak.

"Kota Pontianak memang kita rasakan kekurangan tenaga dan masih memerlukan tenaga PNS dari berbagai macam tempat di OPD dan diperlukan penambahan," ujarnya sesaat setelah dijumpai usai kegiatan di Gedung UMKM Center Kota Pontianak, Rabu (10/7/2019)

Menurutnya tenaga aparatur yang ditinggalkan oleh tenaga PNS karena telah purna masa tugas (pensiun) tentu harus diisi dan digantikan, jika tidak sudah tentu posisi tersebut akan kosong dan mempengaruhi sektor layanan.

Baca: BKPSDM Kota Pontianak: Tahun Ini Ada 319 ASN Pensiun

Baca: PENERIMAAN CPNS OKTOBER - Pemerintah Sediakan 253.173 Lowongan

"Setiap tahun ASN kita yang pensiun itu selalu lebih dari angka seratus," ujarnya.

Saat disinggung soal jumlah formasi yang mungkin didapatkan oleh Pemkot dari Kemenpan, Edi mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi pasti dari kementerian terkait.

"Saya kalau untuk penerimaan CPNS yang baru ini belum dapat data pasti. Tapi untuk di kota Pontianak kita masih memerlukan tenaga PNS," ujarnya.

Baca: Wali Kota Edi Kamtono Sikapi Fintech, Ingatkan Sisi Positif dan Negatifnya

Beberapa langkah antipasi yang dilakukan oleh Pemkot untuk memaksimal jumlah tenaga ASN yang dengan berinovasi pemanfaatan IT secara maksimal guna peningkatan pelayanan publik.

"Kita akan efektif PNS yang ada untuk peningkatan layanan, selain itu kita juga membuat skenario untuk memberdayakan para tenaga kontrak untuk mengatasi kekosongan tenaga tersebut," ujarnya. 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved