Wabup Hairiah Minta Presiden Naikkan Dana Desa untuk Wilayah Perbatasan

Ia menjelaskan, saat ini Sambas sudah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Oleh karenanya itu akan menjadi modal dasar untuk meyakinkan

Wabup Hairiah Minta Presiden Naikkan Dana Desa untuk Wilayah Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah, Selasa (18/6/2019).   

Wabup Hairiah Minta Presiden Naikkan Dana Desa Untuk Wilayah Perbatasan

SAMBAS - Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah meminta kepada Presiden Joko Widodo menaikkan Dana Desa untuk wilayah perbatasan, seperti Kabupaten Sambas.

Ia menjelaskan, saat ini Sambas sudah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Oleh karenanya itu akan menjadi modal dasar untuk meyakinkan semua pihak, baik itu lembaga ataupun Kementerian.

"Saat ini Sambas sudah meraih WTP, harapan kita ini kedepannya bisa di pertahankan. Kedepan dengan predikat ini kita harapkan pembanggunan juga bisa meningkat," ujarnya, Rabu (10/7/2019).

"Karena dengan WTP bisa menjadi salah satu bentuk keyakinan semua pihak terutama dari Kementerian. Bahwa Kabupaten Sambas merupakan wilayah yang bersih dalam pelaporan keuangan," ungkapnya.

Baca: Wabup Hairiah Sebut Serapan Anggaran APBD Sambas di 2018 Baik, Nyaris 100 Persen

Baca: DPRD Sambas Gelar Rapat Paripurna Siang Ini, Wabup Hairiah, Sekda dan Seluruh Kepala Dinas Hadir

Ia menjelaskan, saat ini pembangunan di Sambas masih terus dilakukan. Bahkan di mulai dari tingkat Desa. Tidak hanya itu, geliat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Sambas juga terus meningkat.

"Karena kita sedang membangun sedemikian rupa dari tingkat Desa dengan Anggaran Desa. Kemudian dengan geliat Badan Usaha Milik Desa yang ada di Desa, untuk menggali sumber daya yang ada di Desa," ungkapnya.

Oleh karenanya, menurut Hairiah sudah sewajarnya bagi Presiden untuk meningkatkan perhatiannya ke wilayah perbatasan Khususnya Sambas.

"Kita ada di wilayah perbatasan adalah wajar kalau Presiden memberikan perhatian kepada Kabupaten Sambas, karena kita sebagai wilayah yang ada di perbatasan. Selain itu, kita juga patuh dalam arti sebagai daerah perbatasan kita mampu menjaga wilayah terdepan yang bekerja sama dengan seluruh pihak dalam hal ini TNI dan Kepolisian," bebernya.

Baca: Polres Sambas Peringati HUT Bhayangkara Ke-73 di Polsek Pemangkat

Baca: Lerry Kurniawan Figo: DPRD Akan Surati Dinsos PMD Terkait Polemik Penetapan Cakades di Sambas

Oleh karenanya, dengan serangkaian latar belakang yang ada. Menurut Hairiah Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sudah sewajarnya Dana Desa yang di berikan agar bisa di tingkatkan. Demi percepatan pembangunan infrastruktur dasar di perbatasan.

"Kami mohon sekali kepada bapak Presiden, mohon perhatian yang seluas-luasnya kepada Kabupaten Sambas terutama untuk pembangunan infrastruktur yang dialokasikan untuk Dana Desa," katanya.

"Kalau bisa ada semacam afirmasi ke wilayah perbatasan, Khususnya di Desa perbatasan. Agar mendapatkan anggaran yang lebih besar. Karena jika dibandingkan dengan Jawa untuk pembangunan infrastruktur, kami masih jauh sekali untuk wilayah kabupaten Sambas," tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini memang jalan Nasional sudah dalam keadaan baik. Namun di sisi lain, jalan Desa dan jalan-jalan lainnya masih sangat perlu di perhatikan.

Baca: Trend Kasus Korupsi Dana Desa Meningkat dari Tahun ke Tahun

"Memang jalan nasionalnya bagus, tapi kita harus melihat sisi kiri kanan setelah Jalan Nasional. Yaitu Jalan Desa, Jalan Kecamatan itu masih perlu perhatian," tutupnya.

Menurut mantan Senator Kalbar itu, jika nanti Presiden Joko Widodo ingin kembali hadir di Sambas pihaknya pun sangat bersyukur. Dan siap untuk menerima kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved