Tutup Gawai Dayak Nosu Minu Podi Sanggau, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi

Dan tuan rumah gawai dayak XVI pada tanggal 7 Juli 2020 adalah dewat adat dayak Kecamatan Kapuas

Tutup Gawai Dayak Nosu Minu Podi  Sanggau, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sanggau Paolus Hadi saat foto bersama jajaran Forkopimda Sanggau, Ketua DAD dan Sekretaris serta undangan lainya saat penutupangawai dayak nosu minu podi ke-XV Kabupaten Sanggau dan penandatanganan maklumat┬áberaump raya DAD Sanggau tahun 2019 digelar di rumah betang raya dori mpulor Kabupaten Sanggau, Selasa (9/7/2019) malam. 

Tutup Gawai Dayak Nosu Minu Podi  Sanggau, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi

SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi menutup gawai dayak nosu minu podi ke-XV Kabupaten Sanggau di rumah betang raya dori mpulor, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Selasa (9/7/2019) malam.

Hadir juga jajaran Forkopimda Sanggau, Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua DAD Sanggau, Sekretaris DAD Sanggau, Ketua DAD Kecamatan, PKK, GOW, Perbankan dan undangan lainya.

Pantauan Tribun, ribuan masyarakat memadati areal rumah betang raya dori mpulor Sanggau guna menyaksikan rangkaian penutupan gawai dayak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyanyikan lagu barunya yang berjudul Botutor Bopisingk, kemudian dilanjutkan dengan lagu andalannya yang berjudul Doleng Dona Do dan Onih Agah.

Baca: Ini Dampak Keterlambatan Penyampaian KUA PPAS Pemprov Kalbar Menurut Pengamat

Baca: Mayat Bayi Yang Ditemukan Mengapung di Sungai Kapuas Dimakamkan Secara Islam

Bupati Sanggau Paolus Hadi berpesan agar masyarakat adat dayak yang mayoritas banyak sub sukunya tetap bersatu mempertahankan martabat dayak dan tetap kompak.

"Serta menjadi contoh yang baik. Bupati milik semua orang, tapi darah saya darah dayak. Itu menjadi tugas saya dan tugas semua sebagai orang dayak, "katanya.

Kita, lanjut PH sapaan akrabnya juga harus paham bagaimana sejarah perkembangan dayak di Kabupaten Sanggau. Dan sampailah terselenggaranya acara gawai dayak di Kabupaten Sanggau. "Kita jangan terlalu tergantung dengan orang lain sehingga membuat kita manja, "ujarnya.

Suami Arita Apolina itu menambahkan, gawai dilarang berjudi, akan tetapi adat budayalah yang harus kita tonjolkan.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau yang juga Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menambahkan, Sesuai tema bahwa gawai dayak nosu minu podi semakin lebih baik.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved