Targetkan Rumah Sakit Baru di Sanggau Beroperasi Tahun 2020

Tahun 2019, Kukuh menargetkan pekerjaan sudah selesai lantaran saat ini kontrak pun sudah selesai tinggal pekerjaan.

Targetkan Rumah Sakit Baru di Sanggau Beroperasi Tahun 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Pj Sekda Kabupaten Sanggau, Kukuh Triyatmaka 

Targetkan Rumah Sakit Baru di Sanggau Beroperasi Tahun 2020

SANGGAU- Terkait perkembangan pembangunan Rumah Sakit baru yang berlokasi di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Pj Sekda Kabupaten Sanggau, Kukuh Triyatmaka menyampaikan berdasarkan rencana anggaran sebesar Rp 250 milyar, realisasi pekerjaan fisik baru menghabiskan anggaran sekitar Rp 80 milyar lebih.

"Atau sekitar 40 persen dari target pekerjaan, Kita bangun bertahap. Yang ada itukan IGD dan Poli klinik. Bupati menargetkan tahun 2020 sudah beroperasi, karena nanti rawat inapnya masih menggunakan rumah sakit lama. Jadi tindakan awal ada di rumah sakit baru,"katanya, Selasa (9/7/2019).

Tahun 2019, Kukuh menargetkan pekerjaan sudah selesai lantaran saat ini kontrak pun sudah selesai tinggal pekerjaan.

Baca: Bupati Landak Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke 73 di Polsek Sengah Temila

Baca: Polres Singkawang Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 73 di Mapolsek Singkawang Selatan

"Sedang berjalanlah, Kita target tetap selesai karena bupati sudah membuat pernyataan tahun 2020 sudah harus difungsikan, IGD dan Poli klinik itu,"jelasnya.

Sementara untuk tahun 2020, lanjut Kukuh, untuk kekurangan sudah diusulkan melalui dana Dana Alokasi Khusus (DAK) yang jumlahnya cukup besar.

"Kemarin tim dari pusat sudah ketemu bupati dan kami membahas ini. Kalau saya optimis bisa selesai sesuai target karena inikan target RPJMD dan visi misi Bupati. Untuk usulan DAK sudah hijaulah benderanya tergantung alokasi APBN saja, tetapi secara proposal ini sudah benar,"tuturnya.

Kukuh menambahkan, pekerjaan pembangunan rumah sakit baru sudh berjalan dua tahun.

"Tahun 2018 Rp 20 milyar, tahun 2019 Rp 60 milyar.  Usulan saya di DAK itu Rp 800 milyar lebih, tapi itu untuk semua DAK dan rumah sakit yang terbanyak,"pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved