Roni: Program Dana Desa Berhasil Tingkatkan Status Desa-Desa di Sintang

Sehingga ke depan kita menginginkan tidak ada lagi desa-desa dengan status sangat tertinggal

Roni: Program Dana Desa Berhasil Tingkatkan Status Desa-Desa di Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahaan Desa (DPMPD) Herkulanus Roni 

Roni: Program Dana Desa Berhasil Tingkatkan Status Desa-Desa di Sintang

SINTANG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahaan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni mengatakan sebelum ada Program Dana Desa, kondisi desa-desa di Sintang jauh dari sentuhan pembangunan.

"Dulu sebelum ada dana desa, desa di Kabupaten Sintang itu ada 212 yang kategori sangat tertinggal, kemudian 148 desa tertinggal, 28 desa berkembang, satu desa maju dan tidak ada desa mandiri," ujarnya, Rabu (10/7/2019) pagi.

Baca: Satu Peserta PKH di Jawai Selatan Mengundurkan Diri

Namun dengan bergulirnya dana desa sejak beberapa tahun lalu, pembinaan yang serius terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang untuk terus mengupayakan agar penggunaan APBDes mencakup empat hal.

"Pertama, terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan, yang kedua terkait dengan pembangunan yang ketiga terkait dengan pemberdayaan masyarakat, dan yang keempat pembinaan kemasyarakatan," katanya.

Menurutnya aspek-aspek inilah yang terus diperhatikan sehingga berdasarkan hasil Indeks Desa Membangun Tahun 2019, maka telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap status-status desa di Kabupaten Sintang.

Baca: Jokowi: Jawa Timur Miliki Potensi untuk Berkontribusi Besar Bagi Perekonomian Nasional

"IDM tahun ini Kabupaten Sintang itu ada 6 desa mandiri, 10 desa maju, 105 desa berkembang, 210 desa tertinggal, dan 86 yang sangat tertinggal. Tentu ini merupakan hasil yang sangat baik dengan adanya dana desa ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Roni menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memacu perkembangan serta pembangunan di desa secara terus menerus dengan memperhatikan penganggaran APBDes yang dilakukan pemerintah desa.

"Kita berharap pemerataan dalam penganggaran dapat meningkatkan kualitas pemerintahan desa dan kualitas masyarakatnya. Sehingga ke depan kita menginginkan tidak ada lagi desa-desa dengan status sangat tertinggal," terangnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved