Lomba Numbuk Padi Meriahkan Pekan Gawai Dayak Sintang 2019

Bunyi alu bertalu-talu di Halaman Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang

Lomba Numbuk Padi Meriahkan Pekan Gawai Dayak Sintang 2019
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Lomba Numbuk Padi dalam rangkaian kegiatan Pekan Gawai Dayak ke-VIII Kabupaten Sintang Tahun 2019 di Halaman Indoor Apang Semangai, Kabupaten Sintang, Rabu (10/7/2019) pagi. (Tribun Pontianak/Wahidin) 

Lomba Numbuk Padi Meriahkan Pekan Gawai Dayak Sintang 2019

SINTANG - Bunyi alu bertalu-talu di Halaman Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang, Para wanita menggunakan berbagai ragam baju adat Dayak berkumpul untuk menumbuk dan menampik padi.

Lomba Numbuk Padi merupakan satu di antara kegiatan lomba yang diselenggarakan pada Pekan Gawai Dayak ke-VIII Sintang, Rabu (10/07/2019) pagi.

Setiap peserta mendapatkan waktu selama 5 menit untuk menumbuk dan menampi padi. Salah satu kriteria lomba yang penting untuk diperhatikan oleh para peserta adalah kebersihan dan kerapian hasil tumbukan.

Satu di antara juri lomba, Martina Nyelam mengatakan bahwa kriteria lainnya yang dinilai adalah kekompakan, kerjasama, artistik dan busana dari para peserta.

Baca: Bupati Kapuas Hulu Wajibkan Desa Bentuk BUMdes

Baca: Pemkab Kayong Utara Buka Kesempatan Kuliah Luar Negeri Lewat Program Beasiswa

Baca: Molor Hampir Dua Jam, Akhirnya Paripurna DPRD Kalbar Dapat Berlangsung

"Peserta kita lumayan banyaklah ya, ada 16 kelompok yang ikut ini, mulai dari perwakilan DAD tiap kecamatan dan dari sanggar-sanggar yang ada di Sintang," katanya.

"Antusias yang tinggi bisa kita lihat dari kecamatan-kecamatan, Ketungau Tengah bahkan mengirim sampai 3 tim," tambahnya.

Selain Martina Nyelam, dua juri lainnya yang ikut menilai, Sabmuniah dan Helena Dewi Purwati. Alu dan lesung serta padi yang telah dijemur sudah disediakan oleh pihak panitia.

Wajah-wajah antusias para wanita Dayak terpancar lewat senyum sumringah mereka untuk memeriahkan acara ini.

Rasa bangga dengan mengenakan busana khas setiap subsuku yang ada di tiap kecamatan terlihat tidak hanya para peserta tapi juga para supporter yang hadir.

Menumbuk padi dilakukan oleh 4 orang. Setiap tim mendapat jatah 1 kg padi dari panitia. Sebagai apresiasi, panitia PDG Sintang 2019 menyediakan piala, piagam, dan uang pembinaan bagi para pemenang.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved