Ini Loh Alasan Gibran Jual 'Goola' Aneka Minuman Tradisional Kekinian Khas Indonesia

Beberapa minuman tradisional seperti es doger, es cincau, es blewah, asam jawa, hingga ketan hitam, dikemas secara kekinian ala minuman di kafe

Ini Loh Alasan Gibran Jual 'Goola' Aneka Minuman Tradisional Kekinian Khas Indonesia
Kompas
Goola, minuman khas Indonesia yang dikemas secara kekinian.(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra) 

Ini Loh Alasan Gibran Jual 'Goola' Aneka Minuman Tradisional Kekinian Khas Indonesia

JAKARTA - Industri kuliner di Indonesia semakin diramaikan dengan racikan berbagai jenis minuman dingin dan manis, mulai dari kopi susu, hingga minuman yang berasal dari negara Thailand dan Korea.

Maraknya tren minuman yang datang dari luar negeri menggugah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming berinisiatif membuat gerai minuman khas Indonesia.

Beberapa minuman tradisional seperti es doger, es cincau, es blewah, asam jawa, hingga ketan hitam, dikemas secara kekinian ala minuman di kafe atau gerai waralaba luar negeri. Total ada 22 menu khas Indonesia yang diperkenlakan dan akan terus bertambah.

Pada acara peresmian gerai Goola di Plaza Indonesia, Gibran mengatakan bahwa minuman-minuman tersebut menggunakan 100 persen bahan asli Indonesia. Minuman-minuman tradisional yang selama ini hanya bisa ditemukan di daerah asalnya tersebut kini menjadi lebih mudah didapatkan di Jakarta.

"Kami ingin anak Indonesia bangga dengan produk sendiri. Kami ingin anak Indonesia bangga minum (misalnya) es doger, lalu diposting di medsos," kata Gibran, Jumat (5/7/2019).

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Singkat Kota Singkawang

Baca: TRIBUNWIKI: Keren, Film Milenial Say I Love You Tampilkan Sisi Anak Muda Bangsa Indonesia

Baca: Fadli Zon Sindir ILC tvOne Cuti Panjang & Kritisi Tema! Alasan Presiden ILC Karni Ilyas Hanya 4 Kata

Meski dikemas secara kekinian, namun Goola dibuat dengan resep asli minuman Indonesia dan tak banyak melakukan perubahan bahan.

Kesan kekinian tak hanya ditunjukkan lewat kemasannya , namun juga jadi "topping" yang tersedia. Misalnya, topping "merdeka 45" yang dibuat dari mutiara namun tampak seperti bubble.

Ada pula kelapa cincang yang juga bisa ditambahkan ke dalam menu pilihan. Menu-menu yang kini tersedia di Goola, menurut Gibran, hanyalah segelintir dari sekian banyak minuman tradisional yang bisa lebih diangkat. Kunci modernisasi menurutnya terletak pada kemasan dan branding yang baik serta bergaya milenial.

"Indonesia kan luas, punya budaya yang kaya dan setiap daerah punya signature dish. Kalau semua digarap bisa ratusan ribu," kata ayah satu anak itu. Goola bukan bisnis kuliner pertama Gibran. Beberapa bisnis kuliner sudah digelutinya. Mulai dari katering, martabak (Markobar), pasta, kopi, hingga yang terbaru Mangkok Ku dan Goola.

Beberapa bisnis juga dijalankan Gibran bersama adiknya, Kaesang Pangarep. Ayah dari Jan Ethes Srinarendra itu ternyata punya alasan sendiri mengapa dirinya mendalami bisnis kuliner. Menurutnya, masih banyak resep makanan dan minuman khas Indonesia yang bisa dieksplorasi lebih jauh. Gibran meyakini, minuman-minuman di Indonesia bisa bersaing dengan kompetitor, termasuk minuman-minuman dari luar.

"Makanan dan minuman Indonesia kalau dibranding dan packagingnya baik bisa sangat bagus sekali, bisa menyaingi produk-produk luar," tuturnya.

Saat ini Goola memiliki gerai di lima lokasi, di antaranya Cikini (gerai Markobar), Pacific Place, Tokopedia Tower, Foodhall Plaza Indonesia, dan Padang Merdeka Mall Kelapa Gading. Harga menu minuman Goola cukup terjangkau, mulai dari Rp 18.000 hingga Rp 27.000.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " "Goola", Gerai Minuman Tradisional Kekinian dari Gibran", https://lifestyle.kompas.com/read/2019/07/05/184107720/goola-gerai-minuman-tradisional-kekinian-dari-gibran.

Editor: Maskartini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved