Citizen Reporter

Ikut Misa Kaul Kekal Tiga Biarawan Pasionis, Bupati Rupinus Ajak Umat Katolik Berdoa

Dalam Homilinya Pastor Nikodemus Jimbun CP mengatakan bahwa, kaul kekal merupakan tahap akhir dari pilihan seseorang untuk menjadi Pasionis selamanya.

Ikut Misa Kaul Kekal Tiga Biarawan Pasionis, Bupati Rupinus Ajak Umat Katolik Berdoa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sekadau Rupinus didampingi Ketua TP. PKK Ny. Kristina dan Ketua GOW Ny.Vixtima Heri Supriyanti Aloysius mengikuti misa perayaan ekaristi tiga biarawan Pasionis mengucapkan kaul kekal di Gereja Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Selasa (9/7/2019) 

Ikut Misa Kaul Kekal Tiga Biarawan Pasionis, Bupati Rupinus Ajak Umat Katolik Berdoa Agar Ada Yang Menjadi Pastor, Suster dan Bruder

Citizen Reporter
Hartono
Humas Pemkab Sekadau

SEKADAU - Bupati Sekadau Rupinus didampingi Ketua TP. PKK Ny. Kristina dan Ketua GOW Ny.Vixtima Heri Supriyanti Aloysius mengikuti misa perayaan ekaristi tiga biarawan Pasionis mengucapkan kaul kekal di Gereja Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Selasa (9/7/2019).

Ketiga biarawan Pasionis yang berkaul kekal itu telah melewati masa pastoralnya.

Selasa sore itu merupakan peristiwa bersejarah bagi ketiga biarawan pasionis.

Setelah melewati perjalanan panjang ketiga biarawan pasionis ini bisa mengucapkan Ikrar atau Kaul kekal dihadapan provinsial pasionis indonesia atas nama gereja Pastor Nikodemus Jimbun, CP. Ikrar atau kaul kekal yang diucapkan ketiga biarawan ini sebagai bukti janji mereka untuk setia kepada Yesus selamanya.

Baca: Bupati Rupinus dan Ketua PKK Hadiri Puncak Peringatan Harganas XXVI di Kantor Gubernur Kalsel

Baca: Bupati Rupinus Apresiasi Produk Unggulan yang Ditampilkan Dekranasda di Kegiatan Apkasi Otonomi Expo

Ketiga biarawan yang mengucapkan kaul kekal masing - masing adalah Bruder Yohanes Faskalis Windi Cp, Frater  Antonius Bulau CP, dan Prater  Fransiskus Nong Budi CP.

Dalam Homilinya Pastor Nikodemus Jimbun CP mengatakan bahwa, kaul kekal merupakan tahap akhir dari pilihan seseorang untuk menjadi Pasionis selamanya.

Mereka memutuskan secara sukarela untuk menjadi pasionis dan mengabdikan diri selamanya kepada yesus kristus.

"Masuk ke pasionis melalui lamaran.  Kami meniru santo paulus dari salib. Kami mengabdikan diri dalam empat kaul yaitu kemurnian, kemiskinan, ketaatan. Kami dipangil untuk mencintai dan mengasihi. Ini sesuai dengan perintah tuhan yesus. Kaul ini memacu diri untuk mewartakan penderitaan yesus kristus. untuk bisa sampai ke tahap ini kami harus melalui empat tahapan kaul sementara (Kaul miskin)," katanya

Baca: Bupati Rupinus Sambut Baik Pelaksanaan Rakon Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau

Baca: Bupati Rupinus Pesan Nilai-nilai Pancasila Harus Direfleksikan Dalam Kehidupan Sehari-hari

"Dan kaul kekal merupakan jalan hidup yang dipilih secara normal.tidak gampang mewujudkan peristiwa ini, kami dididik hidup secara miskin, bekerja secara miskin, harus melayani orang miskin dan harus menghindari diri dari kemewahan,dan berhura - hura." ucapnya.
Selain itu lanjut pastor Niko para biarawan dan biarawati juga dituntut untuk harus mampu hidup dalam kemurnian, kejujuran dan penuh persahabatan agar kita mampu membebaskan diri keserakaha," ujarnya lagi.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved