Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad Kini Punya Channel Youtube, Tak Lagi di Tafaqquh Video

Ustadz Abdul Somad Kini Punya Channel Youtube, Tak Lagi di Tafaqquh Video................

Ustadz Abdul Somad Kini Punya Channel Youtube, Tak Lagi di Tafaqquh Video
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad Kini Punya Channel Youtube, Tak Lagi di Tafaqquh Video 

Ustadz Abdul Somad Kini Punya Channel Youtube, Tak Lagi di Tafaqquh Video

Ustadz Abdul Somad adalah ulama yang lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatra Utara, 18 Mei 1977.

Alumnus S1 Al-Azhar, Mesir dan S2 Dar El Hadith El Hassania, Maroko ini dikenal dengan ceramahnya yang memberikan pencerahan kepada ummat.

Video ceramah Ustadz Abdul Somad bisa disaksikan di berbagai channel Youtube, khususnya Tafaqquh Video.

Saat ini, Ustadz Abdul Somad tengah melanjutkan pendidikan S3 di Sudan.

Meski sedang menempuh studi di luar negeri, Ustadz Abdul Somad tetap menyampaikan tausiyah melalui Kajian Ustadz Abdul Somad di TVOne setiap Sabtu malam.

Baca: Channel Youtube Ustadz Abdul Somad Bahas Persoalan Kontemporer, Jawab Pertanyaan-pertanyaan Jemaah

Tak hanya itu, ceramah dan tanya jawab bersama Ustadz Abdul Somad kini juga bisa disaksikan di channel Youtube yang baru, Ustadz Abdul Somad Official.

Ada lima video yang sudah diunggah hingga Selasa (9/7/2019). Isinya merupakan jawaban UAS atas pertanyaan yang disampaikan jemaah.

Satu di antara yang dijawab UAS, adalah pertanyaan tentang proyek pengerjaan rumah ibadah non muslim.

"Halalkah upah yang diterima dari pembangunan tersebut? Dan bagaimana jika dapat proyek rumah tinggal yang bukan dari Islam," kata Ustadz Abdul Somad membacakan pertanyaan jemaah.

Menjawab hal itu, Ustadz Abdul Somad mengatakan, kita boleh berhubungan interaksi sosial dengan non muslim.

"Kalau mereka tidak memerangi kamu dalam masalah agama, tidak mengusir kamu dari kampung halaman kamu, kamu boleh berbuat baik, bersikap adil kepada mereka," kata Ustadz Abdul Somad mengutip ayat alQuran.

"Dalam hubungan sosial, proyek, perumahan, jembatan. Tapi kalau sudah terkait dalam masalah ibadah, fasilitas ibadah, lakum dinukum waliadin," kata UAS.

"Kita mencari rezeki ini mau berkah, mau baik untuk makan, untuk menjadi darah daging. Jangan sampai kita mengambil makanan haram. Berikan kepada saudara-saudara kita, untuk urusan ibadah mereka," katanya.

Berikut videonya:

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved