Tiga Pemuda Terpilih Wakili Kalbar Mengikuti Pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih

Tak hanya mereka bertiga yang mengikuti pembekalan tapi juga ada satu pendamping dari Kalbar yaitu Nizar Hartady.

Tiga Pemuda Terpilih Wakili Kalbar Mengikuti Pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto bersama Fikri, Syarinda, bersama Nizar Hartady. 

Tiga Pemuda Terpilih Wakili Kalbar Mengikuti Pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih

PONTIANAK - Tiga orang pemuda berprestasi asal Kalbar siap mengikuti program Kementerian Pemuda dan Olahraga  (Kemenpora). 

Mereka adalah Fikri, pemuda asal Kota Pontianak, Syarinda dari Kota Pontianak dan Tambi pemuda asal Kabupaten Mempawah.

Ketiganya terpilih untuk mengikuti pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) tahun 2019 yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga di Camp Hulu Cai Bogor, pada 9 sampai 12 Juli 2019.

Mereka akan dibekali ilmu tentang lingkungan dan belajar tentang metode atau cara untuk menambah ilmu mereka dibidang lingkungan khususnya permasalahan sampah.

Tak hanya mereka bertiga yang mengikuti pembekalan tapi juga ada satu pendamping dari Kalbar yaitu Nizar Hartady.

Baca: RAMALAN ZODIAK Asmara Selasa 9 Juli 2019, Kesempatan Romantis Aries, Peluang bagi Libra

Baca: Prediksi Big Match PSCS Cilacap Vs PSMS Medan Liga 2 2019 Sabtu (13/7) 15.30 WIB, Misi Saling Kudeta

Nizar, merupakan pendamping sekaligus panitia nasional dari Kota Pontianak yang memembantu menyukseskan program tersebut mengaku sangat beruntung bisa kembali mengikuti program Pepelingasih ini karena bisa bertemu dengan para pemuda dari seluruh Indonesia untuk belajar dan sharing ilmu tentang bagaimana isu permasalahan sampah yang ada di berbagai Kota di Indonesia.

Sebagai pemuda yang mewakili daerah masing-masing, dia berharap setelah dilaksanakannya kegiatan ini maka akan muncul aksi-aksi nyata yang dilakukan oleh pemuda untuk mengatasi konflik lingkungan, terutama berkaitan dengan pengelolaan sampah.

"Pemuda itu harus bisa beraksi nyata dan berkolaborasi dengan seluruh elemen yang ada" ujar Nizar.

Saat ini di berbagai kota besar di Indonesia, sampah menjadi permasalahan pelik yang memang sukar untuk diatasi. Sampah erat kaitannya dengan budaya hidup bersih dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, hidup sehat dan keberlangsungan ekosistem.

Untuk itulah, generasi muda Indonesia harus memiliki peran dan kontribusi penting dalam begerak dan menggerakkan komponen masyarakat untuk bersama-sama pemerintah untuk menanggulangi persoalan tersebut.

Baca: VIDEO: Lomba Sumpit Kategori Perorangan Puteri

Aksi nyata tersebut juga diharapkannya agar dampak positif yang dihasilkan juga besar bagi lingkungan serta masyarakat Indonesia.

Kegiatan yang digelar oleh Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda ini, diikuti perwakilan pemuda dari 34 Provinsi.

Selain itu, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Dinas Pemuda diseluruh Indonesia, PLAN–B (Planet Bikers Indonesia), GGI (Green Generation Indonesia), YFCC (Youth for Climate Change), Greenhope, World Clean Up Day, Pas Murai Ecoplas, dan Komunitas Penggiat Lingkungan.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved