DAD Pontianak Juara 1 Lomba Sumpit Kategori Perorangan Putra di Bengkayang

Meski terpilih sebagai juara 1, Wahyu mengaku ada kesulitan saat pertandingan, yakni tiupan angin.

DAD Pontianak Juara 1 Lomba Sumpit Kategori Perorangan Putra di Bengkayang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Wahyu Imanuel, perwakilan dari Dewan Adat Dayak (DAD) kota Pontianak meraih juara 1 lomba sumpit kategori perorangan putera, yang digelar dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Ramin Bantang, Kabupaten Bengkayang, Senin (8/7/2019). 

DAD Pontianak Juara 1 Lomba Sumpit Kategori Perorangan Putra di Bengkayang

BENGKAYANG- Perwakilan dari Dewan Adat Dayak (DAD) kota Pontianak, Wahyu Imanuel meraih juara 1 lomba sumpit kategori perorangan putera, yang digelar dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Ramin Bantang, Kabupaten Bengkayang, Senin (8/7/2019). 

Wahyu mengaku sudah mengikuti perlombaan sumpit sejak 2009 silam dan sampai saat ini. 

"Setiap gawai selalu ikut (lomba sumpit), dimana pun, selagi itu masih di Kalimantan Barat, untuk diluar provinsi mungkin baru di Jakarta lah, pada tahun 2017 lalu," Kata Wahyu usai mengikuti lomba.

Sebelum mengikuti lomba ini ia mengaku sudah melakukan latihan sebulan sebelum pertandingan digelar, dengan perlengkapan seadanya. 

Meski terpilih sebagai juara 1, Wahyu mengaku ada kesulitan saat pertandingan, yakni tiupan angin. 

"Dalam sumpit ini kesulitannya dimana-mana pasti arah angin ya, karena angin ini tidak bisa dibaca jadi hanya menggunakan firasat saja, kemudian untuk pesaing yang agak sulit dikalahkan mungkin peserta dari Kapuas Hulu ya," katanya. 

Baca: VIDEO: Lomba Sumpit Kategori Perorangan Putera dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Bengkayang

Baca: Jarang Diketahui! 8 Idol K-Pop Ini Ternyata Miliki Bakat Terpendam yang Unik dan Luar Biasa

Wahyu berharap kedepannya pemerintah daerah lebih memperhatikan lagi lomba-lomba seperti ini, agar sumpit tidak terlupakan karena perkembangan jaman. 

"Kami sedang berusaha membudayakan dan melestarikan kembali sumpit agar tidak terlupakan karena perkembangan jaman, kami juga meminta Pemda untuk menggelar pertandingan yang lebih besar lagi, dengan mendatangkan peserta dari mancanegara, seperti negara tetangga misalnya," Kata Wahyu. 

Lomba sumpit kategori rorangan putera diikuti oleh delapan perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD), yakni dari DAD kota Pontianak, DAD kota Singkawang, DAD Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Sambas, DAD Kabupaten Landak, DAD Kabupaten Sintang, DAD Kabupaten Kubu Raya dan DAD Kabupaten Kapuas Hulu. 

Jarak tembakan untuk putera adalah 30 meter menembak 10 damek dalam waktu 3 menit, 5 damek ditembak dengan posisi berdiri dan 5 damek ditembak dengan posisi jongkok. 

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved