PKB Kalbar Dukung Cak Imin, Pengamat Sebut PKB Tak Bisa Lepas Dipimpin Trahnya Gus Dur

Pengamat Politik Untan Jumadi mengatakan tentukan kawan-kawan daerah punya pertimbangan, paling tidak barang kali

PKB Kalbar Dukung Cak Imin, Pengamat Sebut PKB Tak Bisa Lepas Dipimpin Trahnya Gus Dur
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Akademisi FISIP Untan, Dr. Jumadi, M.Si 

PKB Kalbar Dukung Cak Imin, Pengamat Sebut PKB Tak Bisa Lepas Dipimpin Trahnya Gus Dur

PONTIANAK - Pengamat Politik Untan Jumadi mengatakan tentukan kawan-kawan daerah punya pertimbangan, paling tidak barang kali ialah ukuran keberhasilan pilpres dan pileg.

Tidak bisa dipungkiri, KH Ma'ruf Amin maju benderanya PKB, jadi kalaupun ada klaim jelas itu PKB.

Kemudian ada peningkatan yang signifikan suara PKB secara nasional, tentu barangkali dengan berbagai prestasi politik dibawah kepemimpinan Cak Imin membuat didaerah punya penilaian tersendiri, jadi menurut saya hal yang wajar.

Kalau aklamasi tidak dikondisikan dan dari arus bawah saya pikir tidak ada masalah, aklamasi adalah kata lain dari musyawarah mufakat, ketika tidak ada pemilihan lewat pemilihan suara, jadi dengan musyawarah mufakat pantas untuk memutuskan, jadi tidak ada proses pemilihan, voting, selama itu disepakati tidak ada masalah.

Baca: Diskusi Tata Ruang IMPI Kalimantan Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Waterfront City

Baca: Diskusi Tata Ruang IMPI Kalimantan Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Waterfront City

Baca: Polda Kalbar Bangun SPN di Kota Singkawang

Saya melihat untuk PKB belum ada selain Muhaimin, jadi PKB ini partai dibangun sejak awal trah Gusdurian akan jadi pertimbangan, yang punya akar kuat terhadap nahyidin, saya pikir tidak boleh juga melepaskan dengan trah keluarga besar Gus Dur, bagaimana pun Muhaimin buyut, cicitnya pendiri NU.

Jadi memang, sulit untuk memisahkan antara NU dengan PKB apalagi dalam konteks pemilu 2019 yang lalu kaitan dengan pilpres, jadi NU sangat kentara sekali 'menjadi kekuatan politik', walaupun bukan parpol, suka tidak suka, realitasnya begitu.

Muhaimin masih cukup muda, dia tidak seusia seperti Megawati, tidak seusia Surya Paloh, figur muda yang energik, jadi saya pikir proses kaderisasi untuk saat ini figur muda yang masih layak untuk PKB Muhaimin.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved