Paguyuban S4 Terus Lestarikan Kesenian Tanpa Pisahkan Diri dari Adat Istiadat dan Kebudayaan Kalbar

Begitulah yang disampaikan Ketua Panitia Milangkala S4 merangkap Ketua Pemuda S4, Atep Kunaepi,SH.MM, Minggu (07/07/2019).

Paguyuban S4 Terus Lestarikan Kesenian Tanpa Pisahkan Diri dari Adat Istiadat dan Kebudayaan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Perayaan Ulang Tahun ke 60 Paguyuban S4 dan PMB di aula Makodam XII/TPR 

Paguyuban S4 Terus Lestarikan Kesenian Tanpa Pisahkan Diri dari Adat Istiadat dan Kebudayaan Kalbar

KUBU RAYA - Usai Merayakan Ulang Tahun ke 60 nya, Paguyuban S4 akan terus Mengembangkan Melestarikan Keseniannya tanpa Memisahkan Diri dari Adat istiadat dan kebudayaan yang ada di Kalimantan Barat.

Begitulah yang disampaikan Ketua Panitia Milangkala S4 merangkap Ketua Pemuda S4, Atep Kunaepi,SH.MM,  Minggu (07/07/2019).

"Kami dengan terlaksananya kegiatan ini, Alhamdulillah sudah berjalan dengan lancar. Kami ingin coba tahun depan akan lebih meriah lagi, mungkin masih diijinkan untuk bekerjasama lagi dengan pihak Pangdam XII/TPR. Yang sekarang begitu terbuka untuk siapapun.
Insyaallah kalau ada waktu dan rejekinya, kami akan melakukan kegiatan yang lebih lagi bahkan untuk kerjasama dengan etnis-etnis yang lain dan pihak yang lain. Ternyata orang turunan Siliwangi ini kompak," jelasnya.

Ada yang spesial juga dalam perayaan kali ini, yakni ustadz Evi Efendi yang menjadi penceramah pada saat itu, ternyata sedang dalam keadaan berduka.

Baca: Peringatan Ulang Tahun ke 60 S4 dan PMB Datangkan Dalang Khusus dari Bandung

Baca: Pagelaran Wayang Semalam Suntuk, Edi Kamtono Berperan Sebagai Gatot Koco

Namun dengan semangat dan profesionalisme yang dimilikinya, ia tetap datang untuk bertemu dengan saudara-saudaranya yang berada di Kalimantan Barat tersebut.

"Yang spesial juga, dari sahabat kami ustadz Evi Efendi, walaupun sedang berduka. Ia tetap datang untuk bertemu dengan saudara-saudara nya yang berada di sini. Tadi pun ada dari perwakilan Gubernur Jawa Barat, yang di Wakili staf ahli bidang Kebudayaan.

Mereka menjanjikan siap tetap memajukan masyarakat Sunda yang ada di sini dan bahkan untuk membangun Kalimantan Barat.

Jadi kami disini tetap mengacu kepada dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, Ujarnya.

Baca: Ketua Pepadi Bangga Pemkab Kubu Raya Lestarikan Budaya Wayang Kulit

Baca: Buka Pagelaran Wayang Kulit, Ini Harapan Pj Gubernur Kalbar

Ia juga menjelaskan bahwasanya kedepan Paguyuban S4 akan membentuk suatu kegiatan sosial, baik dibidang keagamaan seperti pengajian, kemudian latihan seni untuk melestarikan kesenian dari Siliwangi.

"Kami akan melakukan kegiatan sosial lah, seperti pengajian yang lebih luas lagi dan pelatihan kesenian untuk melestarikan kesenian kami. Mewakili ketua kami juga kami tetap berkomunikasi untuk menjaga tali silaturahmi, dan kami akan membentuk satu kesenian bersama dan membentuk satu Event Organizer ( EO) yang nantinya dapat digunakan saudara-saudara kami dalam acara pernikahan, Khinatan ataupun pengajian. Di keagamaan kami sudah mempunyai manaqib, ada juga ustadz Muda, dan Tilawatil PMB," tutupnya. (Marpina Sindika Wulandari) 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved