Lomba Sumpit Perorangan Puteri Dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Bengkayang

Rangkaian Festival Budaya Dayak ke-1 Kalimantan Barat yang digelar di Kabupaten Bengkayang dimeriahkan dengan perlombaan sumpit

Lomba Sumpit Perorangan Puteri Dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Bengkayang
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Lomba Sumpit_Festival Budaya Dayak Kalbar 

Lomba Sumpit Perorangan Puteri Dalam Festival Budaya Dayak ke-1 di Bengkayang

BENGKAYANG - Rangkaian Festival Budaya Dayak ke-1 Kalimantan Barat yang digelar di Kabupaten Bengkayang dimeriahkan dengan perlombaan sumpit.

Lomba yang digelar di halaman Ramin Bantang Bengkayang ini dibagi menjadi empat kategori, yaitu lomba sumpit perorangan putera, lomba sumpit perongan puteri, beregu putera dan beregu puteri.

"Jarak sumpitan untuk putera itu 30 meter dan untuk puteri 20 meter, menembak 10 damak dalam waktu 3 menit, untuk perorangan akan menembak 5 damek dengan posisi berdiri dan 5 damek ditembak dengan posisi jongkok," kata koordinator perlombaaan sumpit, Leo Dedy Anjiu, saat ditemui di lokasi lomba, Senin (8/7/2019).

"Kemudian untuk kategori beregu, satu regu ada 3 orang, masing-masing peserta dalam satu regu kita bagi menjadi tiga posisi tembak, satu orang dengan posisi berdiri, orang kedua jongkok dan yang ketiga akan menembak dengan posisi duduk," jelas Leo Dedy Anjiu.

Baca: VIDEO: Kemeriahan Pembukaan Kegiatan Kelam Tourism Festival 2019

Baca: Zodiak JODOH Selasa 9 Juli | LEO dan AQUARIUS yang Lajang Lakukan Ini, Kerukunan Cinta SAGITARIUS

Baca: Peralihan Bansos Rastra ke BPNT Diharapkan Tepat Sasaran dan Tervalidasi

Untuk yang perorangan putera diikuti oleh delapan perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD), yakni dari DAD kota Pontianak, DAD kota Singkawang, DAD Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Sambas, DAD Kabupaten Landak, DAD Kabupaten Sintang, DAD Kabupaten Kubu Raya dan DAD Kabupaten Kapuas Hulu.

Perorangan puteri diikuti enam DAD, yakni DAD Kabupaten Sambas, DAD Kota Singkawang, DAD Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Kubu Raya, DAD Kabupaten Sintang dan DAD Kabupaten Kapuas Hulu.

Sedang peserta lomba sumpit kategori beregu putera diikuti delapan DAD, yakni dari DAD Kota Pontianak, DAD Kota Singkawang, DAD Kabupaten Bengkayang, DAD Kabupaten Landak, DAD Kabupaten Sambas, DAD Kabupaten Kapuas Hulu, DAD Kabupaten Sintang dan DAD Kabupaten Sanggau.

Kategori beregu puteri diikuti 5 DAD, yaitu DAD Kota Pontianak, DAD Kota Singkawang, DAD Bengkayang, DAD Kapuas Hulu dan DAD Sambas.

"Kita tidak ada sistem penyisihan, jadi langsung cari nilai tertinggi untuk menentukan juaranya," ujarnya.

Adapun juara 1 lomba sumpit kategori perorangan putera diraih oleh Wahyu Imanuel, perwakilan dari DAD Kota Pontianak, kemudian juara 2 diraih oleh Pang Boy, perwakilan DAD Sintang dan juara 3 dari DAD Kapuas Hulu atas nama Lingo.

Juara 1 kategori perorangan puteri diraih oleh Fellagia Brigita dari DAD Kota Singkawang, juara 2 dari DAD Kapuas Hulu atas nama Cinta dan juara 3 dari DAD Sintang atasnama Maria Eriana.

Direncanakan bagi para pemenang lomba tersebut nantinya akan mewakili Kalimantan Barat mengikuti lomba sumpit dalam Festival Budaya Dayak nasional yang akan digelar di Kalimantan Utara akhir tahun ini.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved