Di Mempawah, KPM Penerima Bansos Rastra akan Segera Beralih ke BPNT

Guna tercapainya 6 T (Tepat sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Adminiatrasi)

Di Mempawah, KPM Penerima Bansos Rastra akan Segera Beralih ke BPNT
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Rapat koordinasi peralihan Bansos Rasrta ke BPNT di Kantor Bupati Mempawah, Senin (8/7/2019). 

Di Mempawah, KPM Penerima Bansos Rastra akan Segera Beralih ke BPNT

MEMPAWAH - Guna tercapainya 6 T (Tepat sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Adminiatrasi) dalam penyaluran bantuan sosial dari Kementrian Sosial (Kemensos) sudah melakukan perubahan dari beras sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) awal tahun 2019.

Kalimantan Barat di beberapa wilayah sudah menerapkan peralihan tersebut, namun khusus Kabupaten Mempawah sendiri, baru mempersiapkan pengalihan Rasrta menjadi BPNT tersebut yang rencananya akan beralih mulai akhir bulan Juli 2019 ini.

Kepala Bidang Sosial, Dinsos PPPAPM-Pemdes, Heri Agung Yuwana Adi peralihan tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan terkait Rastra, mulai dari pengambilan beras yang sulit, jumlahnya yang berkurang, dan sebagaihya.

"Karena memang banyak keluhan seperti itu, makanya sekarang agar mencapi 6T dalam penyaluran bansos dibuatlah dengan sistem yang menggandeng perbankan," ujarnya, Senin (8/7/2019).

Baca: LIVE TVOne ILC Selasa (9/7) Jam 20.00 WIB, Karni Ilyas Infokan Tema Rebutan Kursi, Rebutan Rezeki?

Baca: DPRD Kota Soroti Soal Penataan Aset, Bahasan: Kami akan Tata Seluruh Aset dengan Rapih

Baca: Inilah 10 Parpol yang akan Bertarung di Pilkada Kabupaten Kapuas Hulu

Agung menjelaskan peralihan ini memang bertahap, sejak Desember kemarin sudah dilakukan di Kota Pontianak dan sekitarnya, dan bulan Juli ini Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Sambas, dan sekarang kita sudah mulai proses peralihannya.

"Nanti penerima bansos akan diberikan kartu elektronik, oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai pihak penyalur, dimana dalam hal ini di Kabupaten Mempawah adalah Bank BRI," ujarnya.

Untuk mekanisme penerimaan bantuannya, nanti si penerima akan diberikan kartu elektronik bernama kartu kombo yang di keluarkan oleh Himbara. Jadi tujuannya kata Agung, selain penyaluran 6T tadi, masyarakat diharapkan punya keinginan untuk menabung juga.

Bantuan tersebut senilai Rp 110 ribu dan tidak diberikan kepada penerima berupa uang, namun harus ditukarkan ke E-Warung berupa beras dan telur senilai nominal tersebut.

"Sementara sudah ada 45 E-Warung yang bersedia sebagai penyalur BPNT di seluruh Kabupaten Mempawah, nantinya jumlah E-Warung tersebut tergantung jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT," ujar Agung.

Dia menuturkan, untuk jumlah KPM se-Kabupaten Mempawah ada 10.891 KPM, dan itu sudah di verifikasi sebanyak dua kali setahun yakni bulan Juli dan Desember.

"Dalam BPNT ini, KPM diberi kebebasan dalam memilih apa yang ingin dibelanjakan apakah telur atau beras, atau keduanya yang penting jumlahnya mencapai Rp 110 ribu," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved