Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kasus Hoaks Yang Sering Terjadi di Kampus

Belakangan ini banyak netizen yang terperangkap terhadap berita hoax yang tersebar di media sosial.

Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kasus Hoaks Yang Sering Terjadi di Kampus
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kasus Hoaks Yang Sering Terjadi di Kampus 

Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kasus Hoaks Yang Sering Terjadi di Kampus

PONTIANAK - Belakangan ini banyak netizen yang terperangkap terhadap berita hoax yang tersebar di media sosial.

Berbagai alasan, berita hoax pun datang dan disebar hanya untuk membohongi publik. Maraknya berita hoax sangat laris dikalangan masyarakat yang tidak perduli terhadap konten apa yang dikemas didalamnya.

Tersulut emosi, tentu saja kata-kata yang negatif juga bisa menjerumuskan kita kedalam ruang penjara. Tidak main-main, baru-baru ini seorang pria asal Desa Kapur Kalimantan Barat baru saja menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolri Jend Pol Tito Karnavia.

Hal ini menyadarkan kita untuk terus berhati-hati terhadap berita hoaks tersebut. Apalagi jika ditambah dengan berita yang masuk ke di kalangan mahasiswa.

Bisa berabe jika kamu ikut tersulut berita hoaks, bukan? Tentunya kamu juga sudah tau bahwa itu akan melanggar undang-undang ITE.

Jadi sobat kampus. Jika kamu membaca dan mendapatkan berita hoaks. Ada baiknya kamu lihat dan baca kembali untuk memastikan berita tersebut ya.

Baca: Antusiasme Warga Serbu Bazzar Sembako Murah Polsek Sintang Kota di Pasar Sungai Ana

Baca: Hilang Saat Mandi di Sungai, Akhirnya Jasadnya Ditemukan di Sungai Kayan

Baca: Pengamat Untan Istilahkan Sikap Parpol Mantan Koalisi Indonesia Makmur Politik Batang Timbul

Berikut ini ada kata-kata ampuh dari sebuah buku yang berjudul "Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodoh Amat" karya Mark Manson yang bisa kamu petik.

Ada sebuah seni luhur untuk bersikap masa bodoh. Meskipun konsep ini terdengar konyol, apa yang disampaikan perlu digarisbawahi bahwa betapa pentingnya belajar memfokuskan dan memprioritaskan pikiran anda secara efektif.

Bagaimana memilih dengan teliti hal apa yang penting dan apa yang tidak penting untuk Anda tentunya berdasarkan nilai pribadi yang terasah hingga tajam.

Halaman
123
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved