Ini Sambutan Ketua DAD Sanggau Saat Hadiri Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau

Gawai dayak ini menjadi wadah untuk menjalin silahturahmi masyarakat adat dayak dan masyarakat dari berbagai etnis lainya sebagai wujud keberagaman

Ini Sambutan Ketua DAD Sanggau Saat Hadiri Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat memukul gong tanda dibukanya Gawai Dayak Nosu Minu Podi Ke-XV Kabupaten Sanggau di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Kabupaten Sanggau, Minggu (7/7/2019). Gawai dayak berlangsung dari tanggal 7-9 Juli 2019. 

Ini Sambutan Ketua DAD Sanggau Saat Hadiri Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau

SANGGAU - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau yang juga Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan, kegiatan Gawai Dayak Nosu Minu Podi ke-XV dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk ucapan syukur kepada tuhan yang maha esa atas segala jerih payah dan usaha.

"Selin itu gawai daya nosu minu podi diimplementasikan dalam bentuk pemberkatan benih/bibit tanaman dan peralatan pertanian, "katanya saat menyampaikan sambutan diacara Gawai Dayak Nosu Minu Podi Ke-XV Kabupaten Sanggau di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Kabupaten Sanggau, Minggu (7/7/2019).

Gawai dayak ini menjadi wadah untuk menjalin silahturahmi masyarakat adat dayak dan masyarakat dari berbagai etnis lainya sebagai wujud keberagaman dalam memajukan budaya nasional sesuai dengan UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan merupakan amanah dari UUD 1945 pasal 32 ayat 1.

"Pembangunan di bidang budaya merupakan wujud penguatan jati diri bangsa, menciptakan bangsa yang kuat dengan disasari rasa kebangsaan dan nasionalisme, bhineka tunggal ika, "ujarnya.

Baca: Bupati Paolus Hadi Buka Gawai Dayak Nosu Minu Podi XV Kabupaten Sanggau, Sampaikan Pesan Khusus

Baca: VIDEO: Kemeriahan Pembukaan Gawai Dayak Nosu Minu Podi Kabupaten Sanggau

Kegiatan pembangunan budaya juga dilaksanakan sebagai implementasi dari salah satu 7 brand images pembangunan di Kabupaten Sanggau yaitu Berbudaya dan Beriman (Budiman) menuju Sanggau yang maju dan terdepan.

Gawai dayak Kabupaten Sanggau yang mengakomodir kontingen dari 15 Kecamatan, merupakan wujud sinergisitas antara pemerintah daerah Kabupaten Sanggau dengan berbagai kalangan, terutama dewan adat dayak Kabupaten Sanggau.

"Sebagai salah satu strategi dalam rangka menyatukan gagasan budaya sebagai bentuk kontribusi untuk menciptakan tatanan pembangunan kehidupan yang berwawasan nusantara, "ujarnya.

Untuk itulah, diharapkan pelaksanaan gawai dayak kali ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Sanggau pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Baca: Bupati Resmi Menutup PGD Nosu Minu Podi di Sanggau

Kedepan, kita juga harapkan generasi muda kita adalah generasi yang berkualitas, kreatif, berbudaya dan bermartabat dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal dan bangga dengan identitas dirinya sebagai bangsa yang berbudaya yaitu bangsa Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved