Imigrasi Deportasi WNA Bebas Jalani Hukuman Kasus Narkoba

Kasubsi Teknologi informasi, Intelijen dan Penindakan Kemigrasian, Imigrasi Kelas III Putussibau, Angga menyatakan selama tahun 2019

Imigrasi Deportasi WNA Bebas Jalani Hukuman Kasus Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ilustrasi-Kedatangan puluhan TKI di kantor Dinsos Kalbar yang dideportasi asal Negara Malaysia akibat tidak mempunyai surat maupun dokumen lengkap untuk bekerja. Para TKI tersebut menunggu jemputan dari keluarga maupun akan diurus oleh Dinsos Kalbar. TRIBUN PONTIANAK / RIDHO PANJI PRADANA 

Imigrasi Deportasi WNA Bebas Jalani Hukuman Kasus Narkoba

KAPUAS HULU - Kasubsi Teknologi informasi, Intelijen dan Penindakan Kemigrasian, Imigrasi Kelas III Putussibau, Angga menyatakan selama tahun 2019 ini, pihaknya sudah mendeportasi dua orang warga asing asal (WNA) asal Negara Malaysia, yang sudah selesai menjalani hukuman pidana di Rutan Putussibau, terkait dalam kasus narkoba.

"Jadi mereka kami deportasi atau dikembalikan ke negaranya, karena sudah menjalani hukumannya selama beberapa tahun dalam kasus narkoba," ujarnya kepada wartawan, Minggu (7/7/2019).

Angga juga menjelaskan, saat ini dalam tahun 2019 hasil data pihaknya (Imigrasi) ada sebanyak 64 orang warga negara asing yang telah memiliki izin tinggal, di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Baca: Promosikan Potensi Daerah, APPS Dukung Kontes Ikan Arwana di Kapuas Hulu

Baca: Kontes Arwana di Kapuas Hulu Sudah Dimulai untuk 2 Hari, Diikuti 5 Kategori

Baca: Senam Sehat Tribun Pontianak Bersama Honda Genio

"Kami terus perketat pengawasan terhadap orang asing tersebut. Apalagi kita merupakan kabupaten perbatasan. Sehingga perlu kerjasama semua pihak, untuk sama-sama atau bersinergis dalam pengawasan orang asing," ucapnya.

Angga menyatakan, WNA yang susah memiliki izin tinggal tersebut merupakan kalangan aktivis dari Yayasan, dan tenaga kerja bidang perkebunan maupun pertambangan. "Pastinya mereka semua dalam pengawasan ketat dari kami," ujarnya.

Selain itu juga Imigrasi Putussibau mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk kerjasama dan sinergitas dalam mengawasi setiap kedatangan, dan aktivitas orang asing di wilayah Kapuas Hulu.

"Jika ada yang melihat atau pun membawa orang asing sifatnya wajib laporkan kepada pihak Imigrasi. Kami akan tindaklanjuti apabila ada informasi atau pun menemukan orang asing di Kapuas Hulu sesuai aturan berlaku," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved