Harganas XXVI, Puan Maharani Tekankan Keluarga Pondasi Utama Bangun Budi Pekerti dan Kesejahteraan

Puan Maharani hadir langsung pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI yang dipusatkan pada Banjarbaru

Harganas XXVI, Puan Maharani Tekankan Keluarga Pondasi Utama Bangun Budi Pekerti dan Kesejahteraan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Menko PKM, Puan Maharani saat menghadiri acara puncak Harganas ke XXVI di Banjarbaru, Kalsel, Sabtu (6/7/2019). 

Harganas XXVI, Puan Maharani Tekankan Keluarga Pondasi Utama Bangun Budi Pekerti dan Kesejahteraan

BANJARBARU - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hadir langsung pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI yang dipusatkan pada Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sabtu (6/7/2019).

Hadir mendampingi, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya, Putri Mantan Presiden Republik Indonesia ke V (Megawati Soekarno Putri) ini menlaskan, Harganas yang diperingati setiap tanggal 29 Juni adalah momentum untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih menyadari dan memahami pentingnya keluarga sebagai pondasi membangun kehidupan yang sejahtera.

Baca: Sekretaris Pertimbangan, Dorong Terbentuknya Karang Taruna di Seluruh Tebas

Baca: Karang Taruna Tebas, Harap Cakades Terpilih Mampu Jawab Kebutuhan Masyarakat

Baca: Pengidap HIV Masih Bisa Miliki Anak Yang Tak Tertular, Ini Penjelasannya dan Caranya

"Peringatan Harganas ke XXVI di Kalsel kali ini dengan tagline Cinta Keluarga, Cinta Terencana, mencintai keluarga berarti kita merencanakan keluarga yang bahagia, sejahtera, dan berbudaya," ucap Puan Maharani.

Puan menegaskan keluarga adalah fondasi pertama,berfungsi untuk melindungi, membimbing, dan memberdayakan anggota keluarga baik secara sosial, ekonomi, dan budaya.

"Keluarga berperan penting dalam membangun budi pekerti, etika, norma dalam bermasyarakat, dan juga dalam memperteguh Pancasila pada kehidupan berbangsa dan bernegara," ucapnya.

Agar dapat membangun keluarga dan kependudukan Indonesia, maka dibutuhkan peran aktif dari seluruh pihak baik anggota keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Lanjut ditegaskannya dengan bergotong royong mengambil peran dan tanggung jawab, untuk mewujudkan keluarga Indonesia, keluarga yang tenteram, sejahtera, dan berbudaya.

Pada acara puncak yang dihadiri para kepala daerah se Indonesia ini, Menko PMK yang juga merupakan politisi PDIP menyematkan penghargaan tanda penghormatan Satya Lencana Pembangunan, Satya Lencana Wira Karya, dan Manggala Karya Kencana kepada 42 kepala daerah yang hadir, terdiri dari Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Kemudian, dilakukan juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara simbolis kepada penerima bantuan sosial yang telah dihadirkan.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved