Anak Bawah Umur di Desa Sungai Batang Ditangkap Polisi, Resahkan Warga Lantaran Sering Nyabu

Dia mengimbau agar para orang tua pro aktif dalam mengawasi anak-anak mereka, sehingga tidak menjadi korban peredaran gelap narkotika.

Anak Bawah Umur di Desa Sungai Batang Ditangkap Polisi, Resahkan Warga Lantaran Sering Nyabu
ISTIMEWA
Anak bawah umur berinisial ZW (17) beserta barang bukti narkotika jenis sabu yang diamanakan di Mapolsek Sungai Pinyuh, Sabtu (6/7/2019) malam. 

Anak Bawah Umur di Desa Sungai Batang Ditangkap Polisi, Resahkan Warga Lantaran Sering Nyabu

MEMPAWAH - Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh mengamankan seorang anak laki-laki dibawah umur berinisial ZW (17) diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu, Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 22.30 malam WIB.

Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Sandhy WG Suawa mengatakan, diamankannya ZW atas laporan dari warga Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang merasa resah lantaran dia sering mengkonsumsi sabu.

"Begitu kita dapat laporan dari warga, saat itu juga langsung ditindaklanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan, ternyata benar, ZW sedang asik nyabu di rumahnya," ujar AKP Sandhy.

Saat digrebek oleh petugas kepolisian, ZW tak dapat berkelit lagi lantaran saat digeledah dia kedapatan memiliki dua klip plastik transparan berisi kristal putih diduga kuat narkotika jenis sabu seberat 0.60 gram.

Baca: Asyik Nyabu di Kontrakan Belakang Kantor Camat, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Baca: Miris, Anak Bawah Umur Digrebek Saat Asik Nyabu Dengan Temannya

Dalam penggeledahan juga ditemukan satu set alat hisap sabu atau bong, sebatang korek api gas, sebatang lilin yang sudah digunakan, Hp merek Oppo A37 dan uang tunai Rp 390 ribu rupiah.

"Anak bawah umur tersebut saat ini sudah kita amankan di Mapolsek Sungai Pinyuh beserta barang bukti, guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Sandhy.

Baca: Kapolres Mempawah: Purun, Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir Termasuk Daerah Rawan Pekat

Dia mengimbau agar para orang tua pro aktif dalam mengawasi anak-anak mereka, sehingga tidak menjadi korban peredaran gelap narkotika.

"Dalam pemberantasan narkotika, kita pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, apalagi kita ketahui barang haram tersebut sudah merambah ke anak-anak bawah umur, maka dari itu peran orang tua sangat diperlukan," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved