Jual Motor Tanpa Surat-surat di Ngabang, Dua Pria Ditangkap Polisi

Kini keduanya duduk termenung dibalik jeruji besi Rutan Polsek Ngabang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Jual Motor Tanpa Surat-surat di Ngabang, Dua Pria Ditangkap Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Pelaku penjualan sepeda motor tanpa surat lengkap di Ngabang, FH dan RC (wajah diblur) saat diamankan anggota Polsek Ngabang pada Kamis (5/7/2019). 

Jual Motor Tanpa Surat-Surat di Ngabang, Dua Pria Ditangkap Polisi

LANDAK - Dua warga inisial FH (19) asal Singkawang dan RC (25) asal Ngabang akhirnya berurusan dengan anggota polisi dari Reskrim Polsek Ngabang dan Polres Landak, lantaran diduga terlibat sindikat curanmor.

FH dan RC diciduk anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) ketika menawarkan sepeda motor hasil curiannya di Pasar Ngabang pada Kamis (4/7/2019).

Kecurigaan petugas bermula ketika keduanya FH dan RC menawarkan sepeda motor dengan harga murah tanpa dilengkapi dokumen kendaraan.

Selain itu, motor juga tidak memasang plat nomor kendaraan.

Baca: Penerbitan SKCK di Polsek Ngabang, Berikut Jadwalnya

Baca: Polsek Ngabang Tangkap Spesialis Pembobol Rumah, Ini Orangnya

Kecurigaan petugas semakin diperkuat, karena melihat kondisi kunci motor yang rusak namun fisik kendaraan masih mulus.

Belum sempat menjual motor tersebut, FH dan RC keburu diringkus dan diamankan anggota Reskrim ke Polsek Ngabang.

Kini keduanya duduk termenung dibalik jeruji besi Rutan Polsek Ngabang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Landak melalui Kapolsek Ngabang Kompol B Sembiring SH MH membenarkan kejadian tersebut.

Dirinya mengungkapkan bahwa FH dan RC diamankan karena terlibat tindak pidana curanmor di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.

Baca: Hadiri TOMK di Jelimpo, Kapolsek Ngabang Sampaikan Ini

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Ngabang Juara 1 Lomba Bhabinkamtibmas Humanis di Polres Landak

"Kita sudah berkoordinasi, TKPnya di wilayah hukum Polsek Selakau, Kabupaten Sambas," jelas Kapolsek Ngabang.

"Motor yang diamankan tadinya akan dijual dengan harga sebesar Rp 1,5 juta.

Untuk itu, Kapolsek Ngabang menghimbau kepada masyarakat agar tidak membeli kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan.

"Jangan beli mobil atau motor yang tidak ada BPKB dan STNKnya. Jika ada orang yang menawarkan atau menjual kendaraan tanpa dokumen," segera informasikan kepada Polisi," himbau Kapolsek. 

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved