Hindari Penipuan saat Berlibur ke Luar Negeri, Lakukan 10 Cara Ini

Berikut adalah 10 cara untuk menghindari penipuan saat berlibur, khususnya saat di luar negeri

Hindari Penipuan saat Berlibur ke Luar Negeri, Lakukan 10 Cara Ini
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wisatawan menyaksikan rangkaian acara Cap Go Meh di kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya, kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (17/2/2019). Cap Go Meh di Singkawang berlangsung hingga 20 Februari 2019. 

Hindari Penipuan saat Berlibur ke Luar Negeri, Lakukan 10 Cara Ini

Berlibur khususnya ke daerah asing selalu punya risiko. Baik itu resiko tersasar atau yang paling parah dan dihindari oleh para pejalan adalah penipuan. Modus penipuan di suatu daerah biasanya mengincar orang-orang yang tidak tahu daerah tersebut. Selalu waspada dan membekali diri dengan berbagai persiapan sebelum berwisata terbilang penting untuk menimalisir resiko tertipu. Berikut adalah 10 cara untuk menghindari penipuan saat berlibur, khususnya saat di luar negeri:

1. Periksa biro perjalanan wisata yang ingin digunakan

Sebaiknya gunakan biro perjalanan wisata yang memiliki reputasi baik. Minimal, pilih biro perjalanan wisata berdasarkan rekomendasi teman atau kerabat yang sudah pernah menggunakan biro perjalanan wisata tersebut. Cek dengan seksama paket wisata yang mereka tawarkan, termasuk akomodasi dan transportasi yang digunakan. Tanyakan secara detail harga paket yang ditawarkan termasuk biaya tambahan yang mungkin akan keluar di saat perjalanan dan tidak masuk dalam harga paket. Beberapa biro perjalanan wisata juga menawarkan paket wisata yang terkesan murah. Namun, peserta wajib mengikuti tur yang telah ditentukan. Hanya saja, terkadang tempat wisata yang dikunjungi berupa toko-toko alias mengarahkan peserta tur untuk berwisata belanja. Biro perjalanan wisata akan mendapatkan komisi dari pembelian yang peserta tur lakukan. Bila Anda memang penggemar wisata belanja, hal ini tentu tak masalah. Jika tidak, sebaiknya perhatikan kembali tempat-tempat tur yang telah dirancang oleh biro perjalanan wisata.

2. Cek kembali tiket yang sudah dipesan

Beli tiket untuk transportasi umum seperti pesawat terbang, kereta, dan bus, melalui agen atau penjualan resmi. Hindari pembelian melalui calo, selain harga lebih mahal, bisa jadi tiket yang dijual adalah palsu. Periksa tanggal dan tujuan tiket yang Anda beli, apakah sudah benar dan sesuai. Juga sesaat sebelum keberangkatan, pastikan ke pihak perusahaan transportasi mengenai jadwal keberangkatan apa masih sesuai dengan jadwal semula.

3. Gunakan asuransi perjalanan

Perjalanan ke luar negeri untuk beberapa negara seperti Eropa, memang mengharuskan pelancong asal Indonesia memiliki asuransi perjalanan sebagai syarat permohonan visa. Namun, tak ada salahnya untuk perjalanan jauh ataupun wisata dalam waktu lama, Anda menggunakan asuransi perjalanan.

Hal ini diperlukan agar Anda bisa mengantisipasi jika mengalami kecelakaan ataupun sakit di perjalanan. Selain itu, asuransi perjalanan juga dapat membantu jika terjadi kehilangan sampai kejadian pesawat yang delay. Hanya saja, tetap pilih asuransi perjalanan terpecaya dan direkomendasikan kenalan. Pilihan lain adalah membaca secara detail polis asuransi perjalanan yang diatwarkan oleh berbagai prusahaan asuransi.

4. Sebaiknya bawa uang tunai secukupnya

Halaman
123
Editor: Maskartini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved