Duta Genre Kalbar Fokus Isu Literasi untuk Membangun Remaja

"Termasuk kualitas penduduk, ini dipengaruhi kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Kami menekankan pada pendidikannya," ucapnya.

Duta Genre Kalbar Fokus Isu Literasi untuk Membangun Remaja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Suasana kegiatan Genre Educamp di Banjarbaru, Kalsel, Kamis (4/7/2019). 

Duta Genre Kalbar Fokus Isu Literasi untuk Membangun Remaja

BANJARBARU - Duta Genre Kalbar, Syarif Rizki Alkadrie saat hadir pada acara Genre Educamp yang dipusatkan di Kalimantan Selatan dalam rangkaian acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI menyebutkan ini adalah pengalaman berharga dimana bisa berkumpul dengan para remaja se Indonesia.

"Bagi kami berdua (Radiatul Adhawiyah) ini merupakan pengalaman event nasional pertama,  memang awalnya agak canggung tapi setelah beberapa hari berjalan acaranya seru dan komunikasi bersama remaja lainnya nyaman  dan lancar," ucap Syarif Rizki Alkadrie saat diwawancarai, Jumat (5/7/2019).

Dengan berkumpul ini, ia mendapatkan banyak pengalaman yang berbeda-beda dari seluruh Indonesia. Informasi-informasi terbaru banyak dapatkan. 

Baca: Duta Genre Kalbar Berbagi Kisah Pengalaman Berkumpul dengan 500 Remaja se Indonesia, di Educamp

Baca: Duta GenRe Kalbar 2019 Siap Jalankan Program Silver GenRe

"Kami akan mengkombinasikan  materi yang didapat dengan inovasi yang kami rancang. Informasi yang diberikan, bisa menjadi bahan kami untuk audiensi nanti dalam menjalankan program kerja kedepannya," tegas Syarif Rizki.

Lanjut ia menjelaskan memang dibagian literasi, saat ini memang masih kalah jauh dari  negara lainnya.

"Saya juga menekankan pada literasi dan pendidikan. Literasi ini berangkat dari rendahnya minat baca remaja kita dan ada beberapa faktor yang saya temukan karena kurangnya fasilitas dan sarana untuk mendukung literasi itu," tambahnya.

Baca: Peserta Pemilihan Duta Genre Kalbar Diajarkan Nilai-nilai dan Fungsi Keluarga

Baca: Duta GenRe Kalbar Buka Ruang Konseling Remaja Bermasalah

Ia mencontohkan di Balai Karangan, di sana tidak ada perpustakan. Maka ia menghadirkan  donasi buku dan disalurkan pada mereka.

Serta pihaknya mengadakan seminggu sekali bedah buku. Kaitan dengan literasi dan kependudukan, Syarif menegaskan  kependudukan itu sangat luas.

"Termasuk kualitas penduduk, ini dipengaruhi kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Kami menekankan pada pendidikannya," ucapnya. 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved