Bekraf, UPN Veteran Yogyakarta-Pemkot Pontianak Fasilitasi Pendaftaran HKI Gratis 80 Peserta

Jadi masyarakat yang datang kesini tidak perlu repot-repot harus daftar sendiri, hanya datang membawa KTP

Bekraf, UPN Veteran Yogyakarta-Pemkot Pontianak Fasilitasi Pendaftaran HKI Gratis 80 Peserta
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MIA MONICA
Direktur Fasilitasi HKI Bekraf, Robinson Sinaga saat melakukan Sosialisasi dan Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Hotel Mercure, Jumat (5/7).   

Bekraf, UPN Veteran Yogyakarta-Pemkot Pontianak Fasilitasi Pendaftaran HKI Gratis 80 Peserta

PONTIANAK -Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Direktorat Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerjasama dengan Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta serta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pontianak mengadakan Sosialisasi dan Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Hotel Mercure, Jumat (5/7/2019).

Direktur Fasilitasi HKI Bekraf, Robinson Sinaga mengatakan, badan kreatif Indonesia setiap tahunnya selalu mendesain suatu fasilitas untuk masyarakat di seluruh Indonesia. 

“Untuk tahun ini kita pilih Pontianak karena bekraf dengan Kota Pontianak punya MoU, oleh karena itu kami prioritaskan kota Pontianak. Karena dalam setahun kami hanya bisa ke 14 sampai 20 kota saja, sayang sekali belum bisa banyak,” ujar Rabinson.

Baca: Tutup Pelaksanaan Gawai Dayak Matah Ayu di Sungai Ruai, Ini Pesan Wabup Askiman

Baca: Jelang Penutupan, UMKM Center di Pontianak Diserbu Kafilah STQ Nasional

Dikatakannya, pada program ini Bekraf, UPN Yogyakarta dan Pemda Pontianak memberikan bantuan kepada Masyarakat Pontianak berupa fasilitasi pendaftaran HKI gratis.

 “Jadi masyarakat yang datang kesini tidak perlu repot-repot harus daftar sendiri, hanya datang membawa KTP, nanti kami semua yang urus, dari isi formulirnya kemudian mendaftarkannya ke kementrian hukum dan ham dan membiayainya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Rabinson menyebutkan untuk tahun ini secara total Bekraf dan UPN Yogyakarta memfasilitasi sekitar 2000 permohonan dari seluruh Indonesia. Dan untuk Pontianaknya sendiri akan diberikan untuk 80 peserta.

“Kegiatan ini sudah kita mulai 2016 lalu, dan dampknya sangat besar. Mereka sudah mendapat sertifikat sehingga menajadi aman terlindungi secara hukum untuk berusaha dengan menggunakan HKInya, bahkan ada yang sudah mendapatkan investor,” tuturnya.

Ia pun berharap berharap semoga tahun depan pemerintah daerah juga bisa melaksanakan kegiatan yang sama seperti ini.

“Jadi inti dari fasilitas ini adalah mereka kita lindungi secara hukum. HKI itu adalah perlindungan hukum buat masyarakat, buat pelaku ekonomi kreatif, buat pelaku UMKM,” pungkasnya. (Mia Monica)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved