Stand Pontianak di ICE Semarang, Pengunjung Takjub Lihat Pelepah Lidah Buaya Khas Pontianak

Tamrin (35), warga Semarang, takjub tatkala melihat pelepah lidah buaya atau aloevera yang dipajang di Stand Kota Pontianak

Stand Pontianak di ICE Semarang, Pengunjung Takjub Lihat Pelepah Lidah Buaya Khas Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Edi Kamtono kunjungi Stand Pontianak di ICE Semarang 

Stand Pontianak di ICE Semarang, Pengunjung Takjub Lihat Pelepah Lidah Buaya Khas Pontianak

PONTIANAK - Tamrin (35), warga Semarang, takjub tatkala melihat pelepah lidah buaya atau aloevera yang dipajang di Stand Kota Pontianak pada pameran Indonesia City Expo (ICE) dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Simpang Lima Semarang, Rabu (3/7).

ICE digelar mulai tanggal 3-6 Juli 2019. Tamrin mengaku baru pertama kali melihat pelepah lidah buaya sebesar yang dipamerkan Stand Pontianak.

"Biasa yang saya lihat itu pelepahnya tidak sebesar ini, ini besar sekali," ujarnya.

Selain melihat pelepah aloevera, ia pun mencicipi minuman lidah buaya. Menurutnya, rasa minuman ini manis dan daging atau isi dari aloevera gurih.

"Rasanya begitu segar, apalagi kalau ditambah dengan batu es," ujarnya.

Baca: Mewakili Presiden RI, Ini Pesan Menteri Wiranto pada Event APKASI Otonom Expo 2019

Baca: Tersangka Judi Terbanyak Selama Operasi Pekat 2019 di Singkawang, Ini Upaya Polres Tekan Perjudian

Baca: Dinkes Kalbar: Sejauh Ini Tidak Ada RSUD Yang Diputuskan Kerjasama oleh BPJS Terkait Akreditasi

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk mengunjungi stand Kota Pontianak. Dirinya berharap produk-produk UKM yang ditampilkan mampu menyedot minat pengunjung. Terlebih, industri kerajinan saat ini menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang pertumbuhannya sangat pesat.

"Hal ini bisa menjadi peluang meningkatkan perekonomian keluarga," ujarnya.

Industri kerajinan, lanjutnya, memiliki peran yang cukup strategis dalam perekonomian nasional karena lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

"Tidak menutup kemungkinan industri kerajinan menjadi mata pencaharian andalan, terutama dengan memanfaatkan sumber daya setempat dan pengembangan kreatif lokal," ujarnya

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastuti Kamtono menambahkan, keikutsertaan pelaku UKM di bawah binaan Dekranasda ini sebagai salah satu upaya mempromosikan produk-produk unggulan yang dimiliki Kota Pontianak.

"Seperti aloevera, kain corak insang, kerajinan dari akar keladi air dan sebagainya," ujarnya

Dia berharap agar kesempatan ini betul-betul dimaksimalkan oleh pengrajin untuk menambah wawasan dan pengalaman sehingga mampu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan,

"Manfaatkan momen ini dengan berinteraksi dan berbagi pengalaman antar pengrajin," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved