Staf Ahli Kapolri Irjen Pol Ike Edwin Daftar Capim KPK, ICW Desak Perwira Polri dan Jaksa Mundur

Ketika ditanya terkait latar belakangnya dari kepolisian, Edwin menyebut pihak kepolisian dan KPK harus berangkulan.

Staf Ahli Kapolri Irjen Pol Ike Edwin Daftar Capim KPK, ICW Desak Perwira Polri dan Jaksa Mundur
Tribun Medan
Ilustasi Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

Staf Ahli Kapolri Irjen Pol Ike Edwin Daftar Capim KPK, ICW Desak Perwira Polri dan Jaksa Mundur

Staf ahli Kapolri Bidang Sosial Politik Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Ike Edwin mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Edwin mendaftarkan diri sebagai capim pada hari terkahir pendaftaran, Kamis (04/07/2019).

Edwin yang juga merupakan mantan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menyebut, kinerja KPK sudah baik. Ia juga berkomitmen merangkul KPK dan Polri.

"KPK sudah baik. Kami berterima kasih dengan negara ini, adanya KPK sudah bagus, mana yang belum bagus nanti bersama-sama seluruh rakyat dan bangsa," kata Edwin di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (04/07/2019).

Baca: Tutup Jalur Pendaftaran Langsung, Ini Tahapan Seleksi Calon Pimpinan KPK Periode 2019-2023

Baca: KPSN Inginkan Komisionernya Jadi Capim KPK untuk Berantas Mafia Bola

Ketika ditanya terkait latar belakangnya dari kepolisian, Edwin menyebut pihak kepolisian dan KPK harus berangkulan.

"Itu nanti saja, tapi saya ke depan berangkulan berbuat bagi bangsa ini kita bersama-sama," kata dia dikutip dari Kompas.com.

Staf ahli Kapolri Bidang Sosial Politik Inspektur Jenderal (Pol) Ike Edwin mendaftarkan diri sebagai capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Staf ahli Kapolri Bidang Sosial Politik Inspektur Jenderal (Pol) Ike Edwin mendaftarkan diri sebagai capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). (KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO)

"Semua tugas pokok yang tadi kita ada penjagaan ada ini segalanya maka dari itu harus kita jaga bersama seluruh komponen bangsa ini," ucap Edwin.

Ia meyakini bahwa institusi Polri dan KPK akan bisa bersikap profesional dan independen apabila ada kasus korupsi yang harus diselesaikan.

"KPK itu independen, Polri juga organisasi yang baik. Semua tahu tugasnya masing-masing ya," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved