Polsek Entikong Gerebek Lokasi PETI di Kecamatan Entikong

Jajaran Polsek Entikong menggerebek lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Punti Meraga, Desa Nekan, Kecamatan Entikong

Polsek Entikong Gerebek Lokasi PETI di Kecamatan Entikong
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Jajaran Polsek Entikong saat menggerebek lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Punti Meraga, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/7/2019). 

Polsek Entikong Gerebek Lokasi PETI di Kecamatan Entikong

SANGGAU - Jajaran Polsek Entikong menggerebek lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Punti Meraga, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/7/2019).

Waka Polsek Entikong, Iptu Eeng Suwenda menjelaskan, Dilokasi tersebut ditemukan barang bukti dua mesin siap pakai, pipa panjang dan peralatan penambangan lainnya.

"Pemilik nanti kita mintai keterangan, identitas pemilik sudah kami ketahui,"katanya melalui rilisnya, Kamis (4/7/2019) pagi.

Eeng mengatakan, saat digerebek aktivitas PETI sedang tidak beroperasi. Dan para pekerja di penambangan melarikan diri ketika polisi datang.

Baca: Sistem Zonasi, Siswa Keluhkan Masalah Perhitungan Jarak dari Rumah ke Sekolah

Baca: Dekan Untan: Pemerintah Harus Siapkan Sarana dan Prasana Untuk Sekolah Yang Dibangun

Baca: Parade Jukung, Kalbar Tampilkan Tugu Khatulistiwa dan Sampaikan Pesan Keluarga Berencana

"Aktifitas PETI ini dikeluhkan warga karena diduga menyebabkan suplai air bersih ke daerah hulu lokasi penambangan tercemar, "tegasnya.

Dari informasi yang kami himpun, lanjutnya, PETI sudah berjalan beberapa bulan terakhir. "Kami sudah lakukan sosialisasi sebelumnya terkait aktifitas PETI, di desa yang lain sudah berhenti, ini muncul baru disini,"tuturnya.

Sementara barang bukti berupa mesin dan peralatan lainnya langsung dibongkar dan ditenggelamkan di lokasi penambangan. "Penenggelaman ini dilakukan karena tidak memungkinkan membawa barang bukti tersebut ke Mapolsek Entikong, "pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved