Orangtua Protes Ketidakjelasan Proses Penerimaan Murid di SDN 18

Lina juga mengeluhkan mengenai batas minimum usia calon peserta didik yang boleh mendaftar.

Orangtua Protes Ketidakjelasan Proses Penerimaan Murid di SDN 18
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
SDN 18 Sungai Raya 

Orangtua Protes Ketidakjelasan Proses Penerimaan Murid di SDN 18

KUBU RAYA - Orangtua protes nama anaknya dicoret dari daftar nama calon murid yang diterima.

Kejadian ini berlangsung di SDN 18 Sungai Raya, Kamis (4/7/2019)

Satu di antara orangtua murid, Lina mengaku sedikit kecewa terkait proses penerimaan murid ini yang dinilai kurang jelas. 

Baca: VIDEO: Pembangunan RSUD Achmad Diponegoro, Ini Penjelasan Direktur RSUD

Baca: VIDEO: Bupati Nasir Targetkan Pembangunan RSUD Achmad Diponegoro Putussibau Selesai 2020

"Ya kalau memang nama yang ditempel itu belum fiks, ngape di tempel. Habis itu di coret katanya belum hasil akhir. Kita orang tua murid kan susah juga di buatnya," ungkap Lina.

Terlihat beberapa orang tua calon murid berdiri disekitar kantor kepala sekolah tersebut. Ada yang merasa kesal karena nama anaknya yang sudah ada di daftar siswa yang diterima, justru di coret.

Lina juga mengeluhkan mengenai batas minimum usia calon peserta didik yang boleh mendaftar. 

"Ya kalau udah pakai zonasi, terus pakai umur lagi. Kan ribet, anak saya baru 6 tahun lebih. Masa tunggu tahun depan baru bisa sekolah. Udah besar anak saya," ujarnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved