Mewakili Presiden RI, Ini Pesan Menteri Wiranto pada Event APKASI Otonom Expo 2019

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, mewakili Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang datang mewakili Presiden Joko Widodo

Mewakili Presiden RI, Ini Pesan Menteri Wiranto pada Event APKASI Otonom Expo 2019
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelaksanaan¬†Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonom Expo 2019, di Jakarta Convention Centre (JCC) 

Citizen Reporter
Humas Bupati Kubu Raya

Mewakili Presiden RI, Ini Pesan Menteri Wiranto pada Event APKASI Otonom Expo 2019

KUBU RAYA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, mewakili Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang datang mewakili Presiden Joko Widodo pada pelaksanaan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonom Expo 2019, di Jakarta Convention Centre (JCC),meminta daerah-daerah berkolaborasi dalam inovasi untuk memajukan daerah masing-masing, Rabu (3/7)

"Diharapkan adanya inovasi-inovasi baru di semua daerah tetapi juga berkolaborasi. Jadi setiap daerah kecuali berpacu kompetisi dalam inovasi, tetapi harus ada kolaborasi," kata Wiranto.

Wiranto jug berharap, Pemerintah Daerah dapat saling belajar dan saling mengombinasikan keunggulan daerah masing-masing, serta mempunyai produk unggulan.

Baca: Tersangka Judi Terbanyak Selama Operasi Pekat 2019 di Singkawang, Ini Upaya Polres Tekan Perjudian

Baca: Dinkes Kalbar: Sejauh Ini Tidak Ada RSUD Yang Diputuskan Kerjasama oleh BPJS Terkait Akreditasi

Baca: Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu

"Pemerintah daerah harus fokus menggarap produk unggulan itu supaya bisa bersaing di tingkat dunia," katanya.

"Harus ada produk unggulan yang menjadi fokus daerah yang menjadi komoditas bisa dimainkan,tkdam hanya skala nasional tapi skala global," ujar Wiranto.

Wiranto pun mendorong para pengusaha lokal lebih banyak memanfaatkan teknologi seperti e-commerce untuk memasarkan produk-produk mereka.

Ketua Umum Apkasi Mardani Maming mengatakan, acara yang diikuti 377 kabupaten itu juga bisa menjadi wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"UMKM yang belum maju sehingga bIsa melihat kawan-kawan UMKM yang sudah ada, yang kemasannya bagus, sehingga bisa masuk ke supermarket-supermarket Indonesia bahkan luar negeri," ujarnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved