Dekan Untan: Pemerintah Harus Siapkan Sarana dan Prasana Untuk Sekolah Yang Dibangun

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 untuk tahap 2 di SMA N 11 Pontianak sudah dibuka hari ini sampai besok.

Dekan Untan: Pemerintah Harus Siapkan Sarana dan Prasana Untuk Sekolah Yang Dibangun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan secara zonasi di SMP Negeri 3 Pontianak, Jalan Kalimantan, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (1/7/2019) siang. 

Dekan Untan: Pemerintah Harus Siapkan Sarana dan Prasana Untuk Sekolah Yang Dibangun

PONTIANAK - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 untuk tahap 2 di SMA N 11 Pontianak sudah dibuka hari ini sampai besok.

Pendaftaran berlangsung di SMP N 23 Pontianak, di Jalan Tebu, Pontianak Selatan, rabu (3/7/2019).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura, Martono mengatakan bahwa penambahan sekolah baru di Pontianak dan rombongan belajar menjadi solusi yang dilakukan saat ini.

Ia mengatakan terkait persiapan untuk sekolah baru yang akan dibangun di Pontianak yaitu SMA N11 Pontianak. Jadi pemerintah harus menyiapkan sarana prasana dan tenaga pengajar baru untuk meningkatkan sekolah baru.

Baca: Parade Jukung, Kalbar Tampilkan Tugu Khatulistiwa dan Sampaikan Pesan Keluarga Berencana

Baca: PPDB di SMAN 11 Pontianak Dibuka, Animo Orang Tua Siswa Daftarkan Anaknya Sangat Tinggi

Baca: Kepergok Berantem Heboh dengan Kekasih Barunya Elvia Cerolline, Billy Syahputra Sampai Nangis-nangis

" Mungkin saja masyarakat merasa karena ini sekolah baru tenaga pengajarnya belum banyak atau belum memenuhi kriteria penilaian oleh masyarakat dan penilaian masyarakat terkait gurunya yang dianggap belum profesional atau menjadi penyebab sekolah tidak menjadi incaran orang tua untuk menyekolahkan anaknya disitu," ujarnya.

Maka tugas berat pemerintah sekarang harus meningkatkan sarana dan prasarana sekolah. Kemudian meningkatkan prestasi guru agar menjadi guru yang profesional.

"Penambahan rombel dan pembagunan sekolah baru bisa menjadi solusi dari PPDB khususnya di Kalbar ," ucapnya.

Ia menambahkan mengenai penambahan sekolah mungkin saja didaerah sekolahnya masih kurang dan pemerintah harus segera menyiapkan terkait sekolah di Daerah.

" Jadi harus disiapkan juga sekolah didaerah yang penduduknya cukup banyak. Kita juga perlu mengapresiasi orang tua yang ingin anaknya sekolah di sekolah yang berkualitas . Artinya masyarakat sudah peduli dan tahu dan sadar terhadap pendidikan anaknya," ujarnya.

Melihat untuk pendaftaran di sekolah baru animo masyarakat masih banyak artinya masyakrakat sudah tau sekolahnya berkualitas atau tidak.

"Kita harus apresiasi artinya kesadaran orang tua tentang pendidikan sudah sangat tinggi dan dia tidak mau asal menyekolahkan anaknya walaupun sekolah dekat dengan rumahnya. Ia akan tetap memilih sekolah untuk anaknya walau jauh dan konsekuensinya dia tidak akan peduli walaupun mahal yang penting anaknya sekolah di tempat yamg bagus. Intinya sekarang lokasi dan kuota untuk PPDB di SMA 11 Pontianak harus disiapkan," jelasnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa ini sudah menjadi kebijakan pemerintah yang memang harus didukung. Walupun masih ada kekurangan tapi namanya kebijakan yang baru berapa tahun ini dterapkan.

Maka pemerintah harus menyiapkan sekolah yang memiliki kualitas yang sama sehingga tidak ada sekolah yang menjadi incaran orang tua dan hanya menumpuk di satu sekolah saja. Walupun program ini agak berat tapi harus dilakukan bertahap.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved