BKKBN Kalbar Angkat Konsep Kembali ke Meja Makan Pada Harganas ke XXVI

Satu diantara kegiatan yang menjadi pusat perhatian saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI adalah pameran

BKKBN Kalbar Angkat Konsep Kembali ke Meja Makan Pada Harganas ke XXVI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Saat peserta Harganas ke XXVI berswafoto pada stan BKKBN Kalbar yang mengangkat tema kembali ke meja makan dan dituangkan dalam rumah terbalik yang menaril perrhatian pengunjung, Banjarbaru, Kalsel, Kamis (4/7/2019). 

BKKBN Kalbar Angkat Konsep Kembali ke Meja Makan Pada Harganas ke XXVI

BANJARBARU - Satu diantara kegiatan yang menjadi pusat perhatian saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI adalah pameran dan gelar dagang.

Kegiatan pameran dan gelar dagang dilangsungkan di kawasan perkantoran pemerintah Provinsi Kalsel tepatnya Banjarbaru. Pembukaan dilangsungkan hari ini hingga beberapa kedepan.

Saru hal yang unik ditampilkan oleh Stand Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat yaitu miniatur rumah terbalik.

Kepala BKKBN Kalbar, Kusmana menjelaskan diangkatnya miniatur rumah terbalik pada stan yang dibuat berkaitan dengan isu "Kembali ke Meja Makan".

Baca: Jadwal Babak Final STQ Nasional Pontianak Kalimantan Barat Hari Ini

Baca: Polsek Entikong Gerebek Lokasi PETI di Kecamatan Entikong

Baca: Sistem Zonasi, Siswa Keluhkan Masalah Perhitungan Jarak dari Rumah ke Sekolah

Tak anyak stan Kalbar menjadi pusat perhatian para pengunjung yang ingin berfoto dan l
Melihat beragam pesan KB yang disampaikan.

"Mengangkat isu Kembali ke Meja Makan kita padukan dan diformat dalam replika ruangan serba terbalik," ucap Kusamana saat diwawancarai, Kamis (4/7/2019).

Kusmana menegaskan pihaknya sengaja mengangkat tema Kembali ke Meja Makan lantaran keluarga adalah tempat berkumpul, tempat berkomunikasi dan keluarga tempat berbagai sehingga bisa menjadi keluarga yang berdaya.

"Komunikasi dalam keluarga itu sangat penting, dengan berkomunikasi setiap persoalan didalam keluarga dapat dipecahkan maka mari kampanyekan kembali ke meja makan," tegasnya.

Kusmana menambahkan saat ini nilai-nilai dalam keluarga khususnya keluarga tempat bercerita mulai pudar, sehingga tak jarang antara anak dan orangtua tidak dekat dalam sisi psikologisnya.

"Oleh karena itu kita akan gerakkan kembali ke satu situasi yang sangat efektif untuk melakukan pembinaan ketahanan keluarga, yakni meja makan tempat berkumpul," ucapnya saat diwawancarai awak media.

Di meja makan adalah suatu tempat yang sangat efektif untuk mulai dari fungsi agama, reproduksi, ekonomi, fungsi ketananan dan fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi perlindungan, pendidikan dan fungsi budaya sampai dengan fungsi lingkungan.

"Semua isu yang berkaitan dengan ketahanan keluarga harus dibicarakan di meja makan, meja makan adalah tempat yang peling efektif untuk saling betrbagai informasi, saling bercerita antara anak dengan ayah, ayah dan Ibu dan Ibu dan anak," tambahnya.

Lanjut ditegaskan konsep kembali ke meja makan sebuah konsep yang sangat essensial dengan program-program yang maju untuk membangun keluarga yang bekualitas.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved