Para Calon Pemimpin Hasil Pilkada 2020 Diharapkan Tak Hanya Janji Manis

Masyarakat, kata dia, juga menginginkan pemimpin yang merakyat, dekat terhadap rakyat, bukan hanya sekedar pemimpin dekat pada saat kampanye saja.

Para Calon Pemimpin Hasil Pilkada 2020 Diharapkan Tak Hanya Janji Manis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Ketua Umum PKC PMII Kalbar, Mu'ammar Kadafi 

Para Calon Pemimpin Hasil Pilkada 2020 Diharapkan Tak Hanya Janji Manis

PONTIANAK - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat, menyampaikan harapan kepada kepada Cabup-Cawabup di Pilkada serentak 2020 mendatang, kedepannya agar mampu menjadi pemimpin yang benar-benar memikirkan nasib rakyatnya.

"Tidak banyak keinginan masyarakat kecil kepada para pemimpin yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2020, jangan lupakan janji-janji manis pada saat kampanye, yaitu membangun bangsa ini, pedulikan nasib rakyat, agar masyarakat dapat merasakan pembangunan yang tentunya juga akan berdampak pada citra pemimpin itu sendiri," kata Muammar Kadafi selaku ketua PKC PMII Kalbar.

Masyarakat, kata dia, juga menginginkan pemimpin yang merakyat, dekat terhadap rakyat, bukan hanya sekedar pemimpin dekat pada saat kampanye saja.

"Masyarakat juga tidak akan sungkan-sungkan mendukung kembali pemimpin yang mampu membangun bangsa ini kearah yang lebih baik," tambahnya.

Baca: Maskendari Siap Bertarung Pilkada 2020 di Ketapang

Baca: Golkar Kalbar Tatap Pilkada 2020, Targetkan Menang 7 Kabupaten

Jika membaca sejarah, kata dia, tentu tidak sulit untuk menemukan pemimpin yang bagaikan kacang lupa sama kulitnya, terlebih pemimpin-pemimpin daerah.

"Setelah mendapatkan apa yang iya inginkan, malah melupakan rakyat, lupa kewajibanya sebagai pemimpin yang seharusnya membangun, mengayomi, dekat dengan rakyat, ini yang masyarakat tidak inginkan, pemimpin-pemimpin dengan gaya lama," tuturnya.

Baca: Ketua Pokja Rumah Demokrasi: Parpol Diharapkan Lahirkan Figur di Pilkada 2020

Baca: Herzaky M Putra Sebut Demokrat Terbuka di Pilkada 2020

Di zaman millenial ini, ia berharap semua pemimpin tanpa terkecuali dekat dengan rakyat, memikirkan nasib rakyat kecil, dan tidak memikirkan kepentingan pribadi atau kelompok-kelompok tertentu.

"Diera millenial pemimpin juga mesti memperhatikan pemuda-pemuda, memberikan ruang lebih sehingga kedepannya bisa bersinergi dengan baik," tutup Kadafi.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved