Melonjak, Ekspor Pertanian Kalbar 2019 Melalui Entikong Diatas Rp5 Miliar

Heronimus Hero menyebutkan nilai ekspor dari komoditas pertanian di Kalbar yang melalui Entikong, Sanggau, Kalbar sudah di atas Rp 5 miliar

Melonjak, Ekspor Pertanian Kalbar 2019 Melalui Entikong Diatas Rp5 Miliar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
komoditas pertanian di Kalbar 

Melonjak, Ekspor Pertanian Kalbar 2019 Melalui Entikong Diatas Rp5 Miliar

POPNTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan) TPH Kalbar, Heronimus Hero menyebutkan nilai ekspor dari komoditas pertanian di Kalbar yang melalui Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat sudah di atas Rp 5 miliar.

“Dari data Balai Karantina periode Januari – Mei 2019 ini nilai ekspor dari pertanian meningkat signifikan dan bahkan sudah di atas Rp5 miliar. Tujuan ekspor kita melalui Entikong tersebut yakni Malaysia,” ujarnya di Pontianak, Rabu (3/7/2019).

Hero menjelaskan bahwa dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama, tahun ini angka ekspor meningkat tajam. Hal itu ditunjang adanya regulasi terhadap ekspor komoditas pertanian. “Tahun lalu di waktu yang sama nilai ekspor pertanian di Kalbar hanya di atas Rp100 juta saja. Namun tahun ini meningkat tajam,” jelas dia.

komoditas pertanian di Kalbar yang melalui Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat sudah di atas Rp5 miliar
komoditas pertanian di Kalbar yang melalui Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat sudah di atas Rp5 miliar (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Ia menjelaskan komoditas pertanian yang memiliki andil besar dan diminati yakni buah langsat dengan nilai Rp 2 miliar atau sebanyak 279 ton. Selanjutnya pisang dengan nilai Rp 693 juta atau 138 ton, jahe Rp 516 juta, kacang panjang Rp 342 juta atau 16 ton, semangka Rp 260 juta atau 16 ton dan jeruk Rp 129 juta atau 24 ton.

Baca: Prediksi & Live Streaming Persija Vs PSS Sleman, Julio Banuelos Tegaskan Timnya Butuh Kemenangan

Baca: VIDEO: Dishub Jelasakan Terkait Larang Parkir di Tikungan dan Jembatan di Kawasan Kota Pusaka

Baca: TRIBUNWIKI: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Fresh Graduate Dalam Negosiasi Gaji

“Setelah itu banyak komoditas lainnya meskipun nilainya juga baik. Secara umum baik tanaman pangan dan hortikultura di Kalbar sudah banyak diekspor sebagaimana permintaan pasar,” papar dia.

Dengan peluang pasar dan peluang ekspor yang besar pihaknya dari Distan TPH Kalbar terus mendorong percepatan produksi, peningkatan kualitas produk dan registrasi kebun. “Itu bentuk dukungan kita untuk kemajuan pertanian dan peningkatan ekspor Kalbar ke luar. Kita akan anggarkan untuk itu sebagai komitmen,” papar dia.

Pihaknya juga akan terus memperkuat koordinasi dan data dengan pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak. Ia menyebutkan pihak Karantina sendiri sudah berkunjung ke Distan TPH Kalbar dalam rangka memperkuat hal tersebut.

“Apa yang kita lakukan juga untuk melakukan percepatan untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045. Untuk menuju itu tentu masyarakat dunia harus mengkonsumsi produk Indonesia. Oleh karena ekspor ini memiliki penting,” jelas dia.

Ia meyakini potensi pertanian di Kalbar sangat besar. Sehingga upaya percepatan produksi dan peningkatan kualitas produk pertanian baik pangan dan hortikultura di Kalbar dimaksimalkan.

“Kembali kita dari sisi pemerintah terus mendukung petani atau kemajuan pertanian di Kalbar. Kekayaan alam dan potensi kita dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” sebut dia.

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved