Jelang Musim Kemarau, Petani Sekadau Waspada Karhutla

Sebagai petani dirinya juga tak mau sembarangan, hal ini untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan.

Jelang Musim Kemarau, Petani Sekadau Waspada Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kebakaran Hutan 

Jelang Musim Kemarau, Petani Sekadau Waspada Karhutla

SEKADAU - Memasuki musim kemarau aktivitas petani ikut waspada agar lahan untuk ladang yang dibakar tidak merembet ke lahan disekitarnya.

Satu diantara petani di Desa Sungai Ringin, Usman mengaku cukup kerepotan bila harus melapor saat akan membakar lahan.

"Sekarang kalau mau membakar ladang harus lapor, dan aturan tersebut haruslah dipatuhi dan diikuti. Tentu dengan adanya aturan yang dibuat oleh Forkopimda ini harus dipatuhi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya, Rabu (3/7)

Usman mengatakan berdasarkan pengalamannya sebagai langkah antisipasi biasanya lahan yang hendak dibakar dibuat pembatas dengan lahan disekitarnya. Pembatas tersebut diakuinya bahkan digali dan jaraknya dengan lahan di dekat nya berkisar 3-7 meter. 

Baca: Ratusan Buruh PT KAP Di-PHK, Disnakertrans Belum Lakukan Pendataan

Baca: Hamili Dua Wanita, Ini Akibat Yang Diterima Oknum Polisi Berpangkat Briptu

"Langkah tersebut dilakukan agar api tidak merembet ke lahan yang berada disekitarnya. Dan selama saya berladang api yang dibakar di lahan tak pernah merembet ke lahan sekitar," tambah Usman.

Usman mengatakan apa yang dilakukan tersebut juga sebagai langkah kewaspadaan.

Sebagai petani dirinya juga tak mau sembarangan, hal ini untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan.

"Saat ini saya memilih tanam padi di sawah karena lahan yang semakin berkurang dan takutnya terbentur pada aturan yang diberlakukan," pungkas Usman.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved