22 Adegan Diperankan Pada Rekontruksi Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Jalan Veteran

Sebanyak 22 adegan diperankan oleh tersangka pada rekonstruksi kasus penemuan mayat yang tergantung di kamar rumahnya

22 Adegan Diperankan Pada Rekontruksi Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Jalan Veteran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Satu diantara adegan yang diperankan oleh tersangak saat mendobrak pintu kamar korban, pada rekonstruksi yang digelar oleh Polsek Pontianak Selatan, di Jl. Veteran Gang Syukur I, Rabu (3/7). 

22 Adegan Diperankan Pada Rekontruksi Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Jalan Veteran

PONTIANAK - Sebanyak 22 adegan diperankan oleh tersangka pada rekonstruksi kasus penemuan mayat yang tergantung di kamar rumahnya, di Jl. Veteran Gang Syukur I.

Rekonstruksi yang digelar pada Rabu (3/7) dipimpin langsung oleh Kapolsek Pontianak Selatan Kompol Anton Satriandi.

Rekonstruksi diperankan oleh tersangka yang bernama Bansir, yang merupakan pacar korban bernama Nadia Veronica Tampubolon.

Adegan per adegan diperankan oleh tersangka, berawal saat tersangka bersama korban sampai dirumah menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba dirumah, korban tidak mau turun dari motor.

Baca: Mantapkan Kesiapan TMMD ke-105, Dandim 1203/Ktp Pimpin Tinjau Lokasi

Baca: Yuk Lihat, Siapa yang Menjadi Sosok Lain dari Sherlock Holmes

Baca: Sengketa Pileg, KPU RI dan Bawaslu RI Hadir di KPU Landak

Sehingga, tersangka menarik tangan korban untuk masuk kerumah. Setelah menarik tangan korban untuk masuk kerumah, tersangka dan korban duduk di ruang tamu, namun dengan jarak sedikit jauh.

Saat berada diruang tamu, korban bersama tersangka terlibat cek cok mulut yang disebabkan korban cemburu akibat tersangka sering bermain game online dengan wanita lain.

Akan tetapi tersangka tidak mengakui apa yang menjadi dugaan korban. Tidak ingin memperpanjang cek cok, tersangka kemudian masuk ke kamar untuk tidur.

Selama kurang lebih 15 menit tersangka tidur dikamar, kemudian korban membangunkan tersangka. "Kenapa kau bangunkan aku, kau kan lagi marah sama aku," ujar tersangka kepada korban.

Setelah itu, tersangka keluar kamar dan kembali duduk di ruang tamu, dan korban berada dikamarnya. Setelah itu, tersangka keluar rumah untuk pergi membeli rokok ke warung yang tidak jauh dari rumahnya.

Setelah itu kembali lagi kerumah, dan duduk lagi di ruang tamu sambil merokok. Tidak lama kemudian, tersangka hendak pergi lagi untuk menjumpai temannya. Tetapi, saat hendak pergi, tersangka hendak mandi dan mengambil pakaian dikamar namun terkunci dari dalam.

Tersangka mencoba mengetuk pintu kamar namun tidak kunjung dibuka oleh korban, sehingga tersangka mendobrak pintu. Dan saat itu tersangka mengakui bahwa melihat korban telah tergantung dengan sutas tali, dalam posisi lutut bertekuk dan menghadap ke dinding.

Melihat hal tersebut, tersangka langsung menurunkan korban yang sudah tidak bernyawa dan langsung memberitahukan kepada teman dan juga para tetangga. Sehingga akhirnya para tetangga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pontianak Selatan, pada 23 Mei silam.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved