TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: 7 Cara Kelola Tagihan Kartu Kredit yang Membengkak Usai Lebaran

perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie menyampaikan setidaknya ada tujuh cara mengelola utang pasca Lebaran

TRIBUNWIKI: 7 Cara Kelola Tagihan Kartu Kredit yang Membengkak Usai Lebaran
net
Ilustrasi kartu kredit 

TRIBUNWIKI: 7 Cara Kelola Tagihan Kartu Kredit yang Membengkak Usai Lebaran

PONTIANAK - Lebaran telah usai, pasti anda menjadi sangat boros saat lebaran kemarin, mulai dari beli baju baru, bagi-bagi THR, oleh-oleh dan pengeluaran tak terduga lainnya. THR yang didapat pun pasti ada yang habis bahkan minus

Bagaimana jika saldo kosong, sementara utang kartu kredit sudah menanti untuk dibayar?

Dikutip dari blognya, pritaghozie.com, perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie menyampaikan setidaknya ada tujuh cara mengelola utang pasca Lebaran.

1. Evaluasi alasan berutang

Coba Anda evaluasi lagi alasan berutang kartu kredit atau utang lainnya saat Ramadhan dan Lebaran. Jika penyebabnya karena terlalu banyak pengeluaran konsumtif, artinya harus puasa belanja dulu hingga dua bulan ke depan.

Baca: TRIBUNWIKI: Alamat Kantor BPJS Kesehatan di Ngabang

Baca: TRIBUNWIKI: Setelah Rilis Dalam Seminggu, Lagu Senorita Duduki Trending Youtube

Baca: TRIBUNWIKI: Ikonik, Tugu Khatulistiwa Jadi Magnet Bagi Peserta STQ Nasional ke-25

2. Buat daftar utang yang jatuh tempo

Susunlah skala utang prioritas berdasarkan waktu jatuh temponya. Dengan demikian, Anda bisa menentukan utang kartu kredit mana yang sebaiknya dilunasi terlebih dahulu. Prita menyarankan agar melunasi terlebih dahulu utang yang memiliki beban bunga paling besar.

3. Atur strategi pelunasan

Idealnya, Anda melunasi terlebih dahulu utang yang memiliki bunga terbesar, baru kemudian melunasi sisa utang lainnya satu persatu secara perlahan. Namun, jika memiliki tagihan lebih dari tiga kartu kredit, maka lebih baik pembayaran difokuskan untuk saldo utang yang terkecil. Dengan cara itu, tanpa terasa satu demi satu daftar utang pun terhapus secara perlahan. Di sisi lain tentu harus ada pengorbanan. Mau tak mau, Anda harus menunda investasi demi melunasi utang. Alokasinya bisa mencapai 30 persen dari gaji untuk membayar utang kartu kredit.

Halaman
12
Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved