Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Tingkatan Razia Tempat Hiburan Malam di Putussibau

Sejumlah tokoh masyarakat Kapuas Hulu angkat bicara soal pengungkapan kasus tindakan pidana perdagangan orang (TPPO)

Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Tingkatan Razia Tempat Hiburan Malam di Putussibau
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Ilustrasi - Sejumlah pengunjung tempat hiburan malam saat akan dilakukan pemeriksaan urin dalam razia tempat hiburan malam di kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/12/2018) dini hari. Razia ini digelar serentak diseluruh Indonesia dalam rangka cipta kondisi menjelang pergantian tahun, target pemeriksaannya adalah tempat hiburan malam yang dimungkinkan sering terjadi penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Di kota Pontianak petugas mendatangi 5 tempat hiburan malam dan melakukan pemeriksaan kepada 158 orang yang terdiri dari 107 orang pria dan 51 orang wanita. Dari 158 yang diperiksa yang terindikasi positif menkonsumsi narkotika sebanyak 10 orang di antaranya 7 pria dan 3 wanita. 10 pengguna narkoba tesebut kemudian digelandang ke BNNP Kalbar untuk ditindak lebih lanjut. 

Tokoh Masyarakat Minta Pemerintah Tingkatan Razia Tempat Hiburan Malam di Putussibau

KAPUAS HULU - Sejumlah tokoh masyarakat Kapuas Hulu angkat bicara soal pengungkapan kasus tindakan pidana perdagangan orang (TPPO), yang terjadi di Kecamatan Putussibau Selatan.

Seorang tokoh masyarakat Kapuas Hulu asal Putussibau Selatan, H Budi Utomo mengapresiasi langkah dan kecepatan pihak Kepolisian atas keberhasilan pengungkapan kasus TPPO di Kapuas Hulu.

"Dari awal saya sudah curiga banyak hal negatif adanya cafe karaoke di Putussibau ini. Buktinya terungkap satu persatu tindakan kejahatan disana," ujarnya kepada Tribun, Selasa (2/7/2019).

Dengan ini Budi berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu untuk selalu melakukan razia dan pemantauan secara ketat praktek cafe karaoke di Putussibau.

"Ini semua untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu," ungkapnya.

Baca: IOM Dampingi Korban TPPO, Kornelia: Korban Sudah Kami Pulangkan

Baca: Review Peyek Buatan Ibu Syahrini, Youtuber Ini Curhat Bakal Berpikir Berkali-kali untuk Membelinya

Baca: Polres Kapuas Hulu Berhasil Ungkap Kasus Perdagangan Orang di Cafe Karaoke

Tokoh Masyarakat Kapuas Hulu lainnya, Alexander menyatakan kasus TPPO yang terungkap tersebut menunjukkan bahwa, akan rawannya anak bawah umur diperkerjakan oleh pihak-pihak terkait. "Diharapkan orang tua dan semua pihak agar waspada, jangan sampai terjadi lagi di Kapuas Hulu," ujarnya.

Menurutnya, memang tempat hiburan malam sangat rawan dan mudah ditemukan anak bawah umur diperkerjakan untuk hal-hal yang merusak generasi muda.

"Tolong pemerintah daerah Kapuas Hulu, tingkatkan razia dan pemantauan aktivitas tempat hiburan malam di Putussibau," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved