Larang Parkir di atas Jembatan dan Tikungan di Kawasan Vihara Tri Darma Bumi Raya

Jalan sejahtera, jalan niaga, terus di belakang Pekong, di samping, kemudian di jalan Budi Utomo dan Setia Budi,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Sekda Kota Singkawang bersama kepoly dan dinas perhubungan SingkAwang saat tinjau lokasi Vihara Tri Darma Bumi Raya, Selasa (2/7/2019). 

Larang Parkir di atas Jembatan dan Tikungan di Kawasan Vihara Tri Darma Bumi Raya 

SINGKAWANG - Pemkot Singkawang melalui Dinas Perhubungan mulai hari ini melaksanakan sosialisasi terkait pelarangan Kendaraan Bermotor parkir di atas jembatan dan tikungan di kawasan Vihara Tri Darma Bumi Raya yang menjadi pusat Kota Singkawang.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Mokhlis kepada awak media menjelaskan bahwa kawasan Vihara Tri Darma yang letaknya tepat ditengah pertemuan antara 5 jalan, merupakan area yang di karang sebagai lokasi parkir, yang dalam bahasa teknisnya disebut pulau jalan.

Baca: Fadli Zon Bicara Kemerdekaan Palestina, Diskriminasi Minoritas Rohingya dan Uighur di WTC Rusia

Baca: Kodim 1205/Sintang Dukung Polres Sintang Laksanakan Operasi Pekat Kapuas 2019

"Ini areal pulau jalan, memang dilarang untuk parkir, jadi dengan adanya Kebijakan ini Seperi yang sudah di sampaikan Sekda, kita tidak melarang masyarakat untuk parkir, tapi kita mengalihkan ke kantong - kantong parkir yang sudah ada,"kata Mokhlis.

Iapun menjelaskan ada beberapa titik lokasi yang telah pihaknya tetapkan untuk dijadikan kantong parkir dari kawasan tersebut.

"Jalan sejahtera, jalan niaga, terus di belakang Pekong, di samping, kemudian di jalan Budi Utomo dan Setia Budi, itu merupakan kantong yang memang kita khususkan diperbolehkan untuk parkir."paparnya.

Dengan sosialisasi ini, dirinya mengharapkan bahwa masyarakat dapat mengetahui terkait kebijakan yang dibuat oleh pihaknya.

"Kita mengharapkan, dengan kita pasang plang informasi larangan ini, kita mengharapkan masyarakat bisa bagian sosialisasi yang kita buat, Sehingga kedepannya, adanya wacana kawasan kota Pusaka Ini, dan pulau jalan ini nantinya akan dibuat suatu taman, direncanakan nanti ada tulisan i Love SingkAang, sehingga untuk pengunjung, bisa berswafoto disini,"terangnya.

Lebih lanjut, Pihaknya juga menghimbau kepada pihak pemilik cafe - cafe sekitar dan para juru parkir setempat agar dapat menginformasikan hal ini kepada pihak masyarakat yang datang mengunjungi kawasan tersebut untuk memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan.

Kemudian, pihak Polresta Singkawang melalui Kepala Bagian Operasi (KBO) Sat Lantas Polres Singkawang, IPTU Jamian mengatakan bahwa pihaknya dari Kepolisian siap membantu jalannya kelancaran kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Kota Singkawang.

"Tentunya kami dari Satuan Lalu Lintas akan selalu bersinergi dengan stakeholder yang ada, dalam rangka menciptakan keselamatan berkendara di Kota Singkawang, dan kami berharap dengan adanya penataan ini, ketertiban, kelancaran arus lalu lintas dapat berjalan sesuai yang di harapkan,"ujarnya.

Dirinya mengatakan bahwa pihaknya juga akan menggandeng pihak Dishub untuk melakukan patroli rutin di lokasi tersebut untuk menertibkan kawasan tersebut.

Serta, bilamana ada pelanggaran maka pihaknya akan melakukan tindakan seusuai dengan porsinya.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Dishub, untuk melakukan Patroli bersama sekaligus sosialisasi, dan mungkin akan melakukan Penindakan kepada masyarakat yang parkir disembarang tempat, dan penindakan ini tidak saja dengan tilang, tapi juga kita memberikan himbauan - himbauan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya parkir sembarang,"jelasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved