KISAH Istri Tersangka Hoaks yang Ditangkap Bareskrim Polri di Pontianak

Sambil berurai air mata, AR mengatakan tak menyangka tindakan suaminya menulis status di sosial media membuatnya berurusan dengan hukum.

KISAH Istri Tersangka Hoaks yang Ditangkap Bareskrim Polri di Pontianak
Screenshot iNews
KISAH Istri Tersangka Penyebar Hoaks yang Ditangkap Bareskrim Polri di Pontianak! 

Namun keluarga menganggap status yang dibuat MAM seperti laiknya orang-orang lain.

"Bahkan dia sendiri tidak nyangka apa yang dipostingnya akan menjadi masalah," ucap AR.

Saat polisi datang untuk menangkap MAM, sang istrinya mengatakan polisi bersikap baik dan berbicara secara kekeluargaan.

Baca: Nikahi Janda Kaya, Ajun Perwira Berubah Drastis Setelah Menikah

Baca: LIVE TVOne Liga 2 Selasa 2 Juli | PSMS Vs Cilegon United, Sriwijaya Vs PSGC dan Sulut Vs Mitra Kukar

"Kami juga kooperatif mengaku salah. Niatnya tidak menyudutkan pihak tertentu dan hanya membuat status. Ia membagikan berita-berita yang menggambarkan kekecewaannya terhadap kondisi yang ada," jelasnya.

Sejak sang suami ditangkap dan ditahan, sudah dua kali MAM menghubungi dirinya.

"Saat telpon bapak bilang sehat-sehat di sana (Mabes Polri) dan mengatakan banyak belajar dari kasus ini. Ia juga menyampaikan penyesalan," ucapnya.

AR memastikan suaminya bukan anggota partai politik tertentu.

"Bapak tidak ada terkait dengan partai dan bukan simpatisan politik tertentu, hanya memposting sesuai yang dia anggp benar," katanya.

Ketua RT setempat, Helmi menjelaskan sempat dilibatkan polisi ketika dilakukan penangkapan terhadap MAM.

"Memang ada pemberitahuan dari pihak kepolisian tentang adanya pengamanan seorang warga di RT saya. Itu terjadi sebelum dilakukan penangkapan," ujar Helmi.

Helmi menceritakan ia ditelepon sekitar pukul 18.00, Selasa (25/6/2019) lalu. Kebetulan saat itu baru pulang kerja.

"Sekira pukul 20.00 saya sampai di rumah dan ada pihak kepolisian yang langsung membawa saya ke rumah MAM," tambahnya.

Menurutnya, polisi menyita handphone dan KTP asli yang bersangkutan.

Helmi mengatakan, selama ini MAM orang yang baik dan tidak macam-macam, bahkan yang bersangkutan selalu bergaul dengan warga sekitar.

"Beliau itu orangnya baik dan bersosialisasi dengan warga. Kita di sini terkejut saat dia diamankan polisi," kata Helmi. (triunnetwork/fah/iin/oni)

Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved