Pemerintah Pusat Masih Kaji Pengendalian dan Pengawasan Kratom, Bisa Jadi Komoditas Daerah

ada negara yang siap menampung dan mengolahnya dan harganya cukup tinggi sehingga bisa menjadi komoditi daerah dan bisaberikan pemasukan

Penulis: Syahroni | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tanaman Kratom (Mitragyna speciosa Korth). 

Pemerintah Pusat Masih Kaji Pengendalian dan Pengawasan Kratom, Bisa Jadi Komoditas Daerah

PONTIANAK - Potensi tanaman kratom di Kalbar emang tidak diragukan lagi, tanaman ini tumbuh subur di hutan Kalbar dan saat ini banyak negara luar yang menerima ekspor dari Indonesia.

Sampai saat ini status hukum terhadap tanaman yang dikabarkan mengandung zat adiktif ini belum ada kepastian.

Namun banyak masyarakar Kalbar yang menggantungkan pendapatan dari bisnis kratom tersebut.

Adanya wacana pelarangan terhadap kratom, menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono masih terus dikaji dan dikoordinasikan lintas instansi yang ada di pemerintah pusat.

Baca: TERPOPULER - MotoGP Belanda 2019, Begal di Sambas, Daniel Johan Berang Rencana Pelarangan Kratom

Baca: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Berang Pemerintah Rencanakan Pelarangan Kratom

"Selakarang masih dikoordinasikan dan tentunya niat baik masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman yang potensinya ada ini tidak boleh serta merta dilarang," ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono saat diwawancarai pada acara Semiloka Penguatan Peran KPH Dalam Mendukung Pencapaian Visi Misi Gubernur Kalbar, Hotel Mercure Pontianak, Senin (1/7/2019).

Menurutnya tanaman ini tumbuh subur dan mempunyai pangsa pasar dalam artian ada negara yang siap menampung dan mengolahnya dan harganya cukup tinggi sehingga bisa menjadi komoditas daerah dan bisa berikan pemasukan asalkan dikelola dengan baik.

"Saat ini masih dibahas antar kementerian dan lembaga negara terkait kratom dan potensi yang dibangun dari kearifan lokal ini harus dijaga jangan sampai hilang," tegasnya.

Baca: Pengusaha Minta Pemerintah Tunda Rencana Larangan Daun Kratom

Baca: Aturan Daun Kratom Belum Jelas, Ini Sejumlah Larangannya

Memang tanaman kratom merupakan tanaman hutan Kalbar yang mempunyai potensi ekonomi baik, sehingga perlu adanya pengujian dan kesepakatan bersama terhadap budidaya dan peredarannya.

"Tentunya pengendalian dan pengawasan yang terpenting menurut kami, bahan baku ini dimuat untuk apa dan manfaatnya seperti apa,"tegasnya.

Ia mengajak semua instamsi harus memikirkan bahwa masyarakat hidup dari potensi tanaman kratom ini dan Insyaallah akan ada solusinya terkait peredaran dan budidayanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved