Lakukan Antisipasi, Pemda Kapuas Hulu Perkuat Koordinasi Tanggani Stunting

Membuka acara pertemuan sinkronisasi dan harmonisasi percepatan penurunan stunting tahun 2020

Lakukan Antisipasi, Pemda Kapuas Hulu Perkuat Koordinasi Tanggani Stunting
TRIBUN/ISTIMEWA
Kegiatan pertemuan Sinkronisasi dan harmonisasi percepatan penurunan stunting tahun 2020, di Aula kantor Bappeda setempat, Senin (1/7/2019). 

Lakukan Antisipasi, Pemda Kapuas Hulu Perkuat Koordinasi Tanggani Stunting

KAPUAS HULU - Membuka acara pertemuan sinkronisasi dan harmonisasi percepatan penurunan stunting tahun 2020, di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kapuas Hulu, Asisten III Setda Kabupaten Kapuas Hulu H. Muhammad Yusuf menyatakan, kalau pihaknya menyambut baik, dan apresiasi rapat koordinasi sinkronisasi percepatan penurunan stunting itu.

"Seperti kita ketahui, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk memastikan perencanaan dan penganggaran untuk intervensi prioritas khusus, sasaran penanganan stunting di Kapuas Hulu," ujarnya kepada wartawan, Senin (1/6/2019).

Yusuf menjelaskan, untuk mempercepat penurunan kasus stunting di Kapuas Hulu, maka perlu pendekatan multi sektor. Dengan pola pencegahan yang dilakukan pada semua tingkatan.

Baca: Mantan Bupati Juliarti Enggan Maju Pilkada Sambas 2020

Baca: Pihak Penggugat Walkout Saat Proses Buka Kotak Suara, Ini Penjelasan KPU Landak

Baca: Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Belitang Berikan Imbauan Kepada Pemuda

"Kemudian dengan memperkuat koordinasi lintas OPD terkait, selain itu penangananya skala prioritas, karena keterbatasan anggaran, maka tidak semua wilayah bisa ditangani serentak," ucapnya.

Dengan penanganan pada daerah yang dianggap prioritas daerah, diharapkan upaya penurunan stunting lebih efektif. "Mudahan melalui pertemuan ini, akan ada terobosan kita bersama dalam menurunkan stunting. Kemudian tingkatkan penyuluhan kepada keluarga, terutama ibu ibu," ujarnya.

Yusuf juga mengingatkan bahwa, upaya penurunan stunting itu bukan hanya tugas satu instansi saja, namun lintas sektor.

"Misal bidang pendidikan, itu perlu motivasi melalui guru-guru PAUD, untuk menumbuhkan asupan gizi bagi anak. Kemudian ini juga sangat tergantung keluarga dan lingkungannya," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved