Kapolres Sanggau Beberkan Kronologi Lengkap Kasus Ayah Aniaya Anak Hingga Tewas

Anggota kita juga sempat dipukul sehingga mengakibatkan tangannya berdarah.

Kapolres Sanggau Beberkan Kronologi Lengkap Kasus Ayah Aniaya Anak Hingga Tewas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Foto:Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto, Kapolsek Kapuas, Iptu Sri Mulyono saat menggelar press release terkait kasus ayah tega menghabisi anaknya hingga tewas. Kegiatan berlangsung di Tribun Promoter Polres Sanggau, Senin (1/7/2019). 

Kapolres Sanggau Beberkan Kronologi Lengkap Kasus Ayah Aniaya Anak Hingga Tewas

 SANGGAU - Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Haryanto, Kapolsek Kapuas, Iptu Sri Mulyono menggelar press release terkait kasus ayah tega menghabisi anaknya hingga tewas.

Kegiatan berlangsung di Tribun Promoter Polres Sanggau, Senin (1/7/2019).

Dalam release tersebut AKBP Imam Riyadi menjelaskan kronologi lengkap terkait kasus ayah aniaya anaknya hingga tewas.

Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi menyampaikan, pada tanggal 27 Juni 2019 sekira pukul 00.00 wib, ada warga yang melaporkan ke Polsek Kapuas bahwa ada keributan di sebuah rumah (Kontrakan).

"Sehingga pada saat itu juga petugas kami langsung mendatangi TKP. Dan ternyata sudah terjadi pertengkaran antara suami isteri, "kata AKBP Imam Riyadi

Saat itu juga, lanjut Kapolres, kondisi rumah dalam keadaan terkunci. Sehingga isterinya tidak bisa masuk kedalam rumah.

"Dan bapaknya dengan anaknya yang sedang tidur didalam rumah. Dan ternyata setelah itu petugas datang melakukan negosiasi untuk membuka rumahnya, ternyata pelaku tidak merespon dan tetap tidak mau membukakan pintu sehingga terjadi pintu digedor, dibuka paksa, "ujar AKBP Imam Riyadi.

Dalam kondisi pembongkaran  paksa inilah pelaku juga menyerang petugas. Anggota kita juga sempat dipukul sehingga mengakibatkan tangannya berdarah.

"Setelah kita berhasil masuk disitu pelaku sudah melampiaskan amarahnya kepada anak kandungnya sendiri, "ujarnya.

Baca: Transportasi Air Masih Menjadi Pilihan Warga Desa Tanjung

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved