Kapolda Kalbar: Saya Punya Beban Moral untuk Berikan Rasa Aman di Kalbar

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono‎ menuturkan dirinya merasa ada beban moral untuk memberikan dan menciptakan rasa aman bagi Kalbar

Kapolda Kalbar: Saya Punya Beban Moral untuk Berikan Rasa Aman di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolda Kalbar Didi Haryono 

Kapolda Kalbar: Saya Punya Beban Moral untuk Berikan Rasa Aman di Kalbar

PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono‎ menuturkan dirinya merasa ada beban moral untuk memberikan dan menciptakan rasa aman bagi Kalbar.

"Selain sudah tupoksi sebagai anggota Polri, saya merasa punya membeban moral untuk berikan rasa aman, karena saya selaku putra daerah Kalbar,"ujarnya pada Minggu (30/6/2019) siang.

Jenderal Polisi Bintang Dua ini menuturkan dirinya lahir di Sambas dan tumbuh besar hingga bersekolah di Singkawang, makanya dirinya sangat mengetahui Kalbar.

Lebih lanjut, Didi menuturkan ‎setiap individu perlu aman, tenang dan tidak menghambat pembangunan, maka itulah yang saya bangun kebutuhan rasa aman kepada masyarakat Kalbar.

Baca: Ramalan SHIO Bulan Juli 2019 | Hati-hati Keuangan Kamu Shio TIKUS, Bulan Ini Keren Buat Shio ANJING

Baca: Kodim 1205/Sintang Siap Gelar TMMD ke-105 di Desa Marti Jaya

Baca: Karang Taruna Komite Pemuda Desa Rantau Panjang Gelar Acara Dialog Kebangsaan

Ia pun berharap, Putra daerah Kalbar lainnya bisa menjadi pemimpin, asal mau bekerja keras, belajar dan silaturahmi dengan apapun dan yang terpenting itu yakni ibadah.

‎Pada kesempatan yang sama, Di HUT ke 73 Bhayangkara Tahun 2019, Didi sempat mengkilas balik saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Kalbar.

"Tahun 2018 saya dengungkan Polda Kalbar berkibar yakni Bekerja Dengan Benar, yaitu Zero semua tindakan yang ilegal, baik itu tindak pidana mau pun dari dalam tubuh Polri itu sendiri.

"Zero ilegal yang kita gaungkan kita gelorakan ke seluruh Kalbar, hingga Zero toleran. yaitu tidak ada toleransi terhadap hal-hal ilegal. terutama internal kami di anggota polri. Untuk menindak lanjuti Zero ilegal di internal pola yang kami terapkan adalah pola top down atau direktif (dari atas kebawah) sehingga pola dilektif sampai ketingkat dapil kamtibmas itu harus paham tentang zero ilegal dan zero toleran. banyak lagi kasus yang sifatnya ilegal dan itu semua tidak ada toleransi. "Jelasnya.

Lanjutnya, ada empat Hal untuk mendukung program tersebut yakni satu. membangun profesionalisme, dua memelihara maintenance, situasi yang sudah baik (simbiosis mutualisme antara polri dengan masyarakat dalam mengelola keamanan sehingga terjalin namanya saling percaya) ke tiga . simbiosis mutualisme. Dan yang ke empat yakni saling percaya.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved