Sekda Kalteng Fahrizal Sebutkan Dua Titik Permasahan Batas Administrasi dengan Kalbar Belum Selesai

Fahrizal, memaparkan, misi utamanya melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalbar bagaimana mempererat hubungan.

ISTIMEWA
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal dan Gubernur Kalbar Sutarmidji saat menandatangani MoU kedua provinsi terhadap penyelesaian berbagai persoalan yang ada, Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (30/6/2019) 

Sekda Kalteng Fahrizal Sebutkan Dua Titik Permasahan Batas Administrasi dengan Kalbar Belum Selesai

PONTIANAK - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (KaltengI, Fahrizal Fitri yang hadir berdiskusi dengan Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengenai berbagai persoalan yang ada mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang dilakukan oleh Pemprov Kalbar.

Fahrizal menuturkan ia sebagai perwakilan dari Pemerintah Kalteng menyambut baik hasil dengan Sutarmidji.

Ia menganggap dari pertemuan itu, didapatkan kesepakatan bahwa Midji berkomitmen untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada, berkaitan dengan semua masalah perbatasan.

"Isu utama yang kita urus ini adalah urusan masyarakat yang sama-sama berada di Kalimantan. Adapun berkenaan dengan kewajiban-kewajiban pada daerah yang bersinggungan ini diselesaikan dengan tugas masing-masing," ucap Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri saat diwawancarai, Minggu (30/6/2019).

Baca: Gubernur Sutarmidji Sepakat Selesaikan Batas Administrasi Kalbar-Kalteng

Baca: Sutarmidji akan Bangun Sekolah Unggulan di Beberapa Daerah, Ini Wilayahnya

Adanya pertemuan dan komitmen yang telah disepakati, menurutnya kemajuan luar biasa.

Target-target penyelesaian permasalahan menjadi jelas.

Berkenaan dengan penyelesaikan masalah infrastruktur terutama di Sukamara yang berhubungan dengan daerah Sukaramai di Ketapang juga telah disepakati bersama.

"Tinggal lanjutan, berkenaan dengan pembangunan jalan yang kita harapkan 2020 atau 2021 sudah bisa difungsikan. Kami minta Pemkab Ketapang menuntaskan untuk masalah badan jalannya dan dilanjutkan dengan pengaspalan. Ini sebenarnya membantu masyarakat kita yang berada diperbatasan untuk konektifitas," tambahnya

Berikutnya adalah masalah tata batas antara kedua belah pihak, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal menegaskan harus segera dilakukan pertemuan supaya ada jalan tengah, tidak hanya meraba-raba dengan mematok sekian hektar.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved