Hadiri Gawai di Kebong, Bupati Jarot Ajak Masyarakat Terlibat Aktif Event Kelam Tourism

Oleh karenanya pelestarian adat dan budaya menjadi hal yang nyata dilakukan oleh Pemerintah Daerah termasuk Pemerintah Desa.

Hadiri Gawai di Kebong, Bupati Jarot Ajak Masyarakat Terlibat Aktif Event Kelam Tourism
ISTIMEWA
Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Gawai Dayak bertajuk Ngamik Semengat Padi, Membangun Persatuan, Persaudaraan dan Keharmonisan Serta Menjaga Nilai-nilai Adat dan Budaya di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Jumat (28/6/2019) kemarin 

Hadiri Gawai di Kebong, Bupati Jarot Ajak Masyarakat Kelam Terlibat Aktif Event Kelam Tourism

Citizen Reporter 
Syukur Saleh 

Kasubbag Pemberitaan Humas Setda Sintang 

SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Gawai Dayak bertajuk Ngamik Semengat Padi, Membangun Persatuan, Persaudaraan dan Keharmonisan Serta Menjaga Nilai-nilai Adat dan Budaya di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Jumat (28/6/2019) kemarin.  

Membuka kegiatan tersebut, Jarot mengingatkan bahwa beberapa hari ke depan Kabupaten Sintang akan melaksanakan berbagai kegiatan atau event akbar, salah satunya Kelam Tourism Festival tahun 2019 yang di helat 8-14 juli ini.  

Agar kegiatan tersebut berlangsung meriah masyarakat Sintang secara khusus masyarakat di kawasan kaki Bukit Kelam harus terlibat aktif dalam event itu, terlebih masyarakat di kawasan kelam memiliki adat budaya yang sangat luhur. 

"Saya minta masyarakat Kebung, Kelam Sejahtera dan Merpak harus aktif untuk terlibat langsung pada kegiatan itu karena sesungguhnya yang kita pertontonkan kepada dunia adalah masyarakat adat sekitar Bukit Kelam," katanya. 

Baca: Lepas Kontingen Pesparawi, Bupati Jarot: Saya Harap Tim Sintang Dapat Medali Emas

Baca: Bupati Jarot: Yok Kita Buat Tempat Rehabilitasi Narkoba di Sintang

Terlebih, lanjut Jarot kegiatan Gawai seperti inilah kesempatan untuk menggali kembali atau menampilkan adat istiadat dan budaya yang ada dilestarikan dan dikembangkan sehingga saat pelaksanaan event Kelam Tourism Festival dapat ditunjukan kepada khalayak ramai.  

"Kita masyarakat adat dimewarisi nenek moyang adat budaya yang luhur yang luar biasa, diatur cara kita manusia berhubungan dengan yang Maha Kuasa dengan petara puyang Gana, kemudian diatur kita manusia dengan sesama manusia yaitu juga cara kita manusia berhubungan dengan alam sekitar kita jadi Inilah keutuhan adat kita," ujar Jarot. 

Selain itu jarot juga menyampaikan bahwa pada tanggal 5 - 10 Juli 2019 atau beberapa hari lagi akan hadir TV BBC dari London, Inggris ke Sintang yang akan meliput secara khusus 8 objek di Kabupaten Sintang, salah satunya masyarakat adat Kelam. 

"Jadi mudah-mudahan memang bisa mereka lihat, mereka liput lalu kemudian disiarkan ke seluruh dunia bahwa kita masyarakat adat yang tinggal di kawasan Bukit Kelam ini memang memiliki adat dan budaya yang luhur," katanya. 

Halaman
12
Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved