Masyarakat Transmigrasi Harapkan Tidak Ada Lagi Lahan Transmigrasi yang Tidak Bersertifikat

Diadakan kegiatan sinkronisasi dan validasi data pertanahan dilokasi Transmigrasi Kabupaten Kubu Raya yang bertempat di Hotel

Masyarakat Transmigrasi Harapkan Tidak Ada Lagi Lahan Transmigrasi yang Tidak Bersertifikat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelaksanaan Sinkronisasi dan validasi data pertanahan.  

Masyarakat Transmigrasi Harapkan Tidak Ada Lagi Lahan Transmigrasi yang Tidak Bersertifikat

KUBU RAYA -Diadakan kegiatan sinkronisasi dan validasi data pertanahan dilokasi Transmigrasi Kabupaten Kubu Raya yang bertempat di Hotel Dangau JL. Ahmad Yani II Kabupaten Kubu Raya, Jumat (28/06/2019).

Juga turut dihadiri oleh Ketua PATRI (Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia) Kabupaten Kubu Raya, Edi Suhairul.

Pada kesempatan itu Edi menyampaikan ada beberapa warga Transmigrasi di Kubu Raya, yang belum memilik Surat kepemilikan hak atas tanah baik yang ditempati atau yang digarap. Berbagai upaya sudah dilakukan melalui dinas Transmigrasi maupun lewat Kementerian. Usaha ini akhirnya mulai menampakkan hasilnya di tahun 2018 akhir.

Upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diantaranya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kubu Raya, dibantu LSM Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa (YSDK), dan Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI)  Kubu Raya. Dilanjutkan dengan pertemuan BPN , akhirnya ditemukan titik terang. Dimana Proses Sertifikasi lahan bisa dilakukan melalui Program PTSL Khusus Wilayah Transmigrasi.

Pendataan dilakukan oleh Desa dan Dinakertrans dan saat ini dilakukan Validasi data sertifikasi PTSL oleh BPN.

"Sebagai Ketua PATRI Kubu Raya saya berharap tidak ada lagi lahan Transmigrasi yang tidak memiliki hak atas tanah yang bersertifikasi, agar permasalahan yang selama ini dihadapi warga transmigrasi bisa terselesaikan," ungkap Edi.

PATRI bersama YSDK selau mengawal warga transmigrasi agar hak mereka terpenuhi, sehingga program pemerintah terkait transmigrasi dan pengembangan daerah tujuan Transmigrasi bisa tercapai.

"Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak agar permasalah lahan ini satu persatu nisa terurai dan terselesaikan, peranserta masyarakat, instansi terkait, NGO serta media sangat kami perlukan,"pungkas Edi.
(Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved