Toyota Seriusi Kembangkan Mobil Hybrid di Indonesia, Siapkan Dana Hingga Rp 28 Triliunan

Dana segar Rp 28,3 triliun digelontorkan untuk empat tahun ke depan, digunakan Toyota untuk memproduksi kendaraan berbasis listrik khususnya hybrid.

Toyota Seriusi Kembangkan Mobil Hybrid di Indonesia, Siapkan Dana Hingga Rp 28 Triliunan
Kolase/Tribunpontianak
Mobil Listrik Toyota (Ilustrasi) 

Toyota Seriusi Kembangkan Mobil Hybrid di Indonesia, Siapkan Dana Hingga Rp 28 Triliunan

TOYOTA agaknya tak main-main dalam mengembangkan mobil berteknologi hybrid di Indonesia

Bahkan, Toyota Motor Corporation (TMC) menyiapkan investasi baru untuk pengembangannya di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, dana segar Rp 28,3 triliun digelontorkan untuk empat tahun ke depan, digunakan Toyota untuk memproduksi kendaraan berbasis listrik khususnya hybrid.

Rencana ini disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika melakukan One on One Meeting dengan Presiden Direktur TMC Akio Toyoda, di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara Group 20 (G-20) di Osaka, Jepang, Kamis (27/6/2019).

Semula Akio dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, namun karena menunggu keputusan Mahkamah Kontitusi, pertemuan keduanya pupus.

Baca: Reaksi Toyota atas Rencana Masuknya Renault Triber ke Indonesia

Baca: VIDEO: Warga Heboh, Toyota Avanza Nyungsep ke Parit Samping Gg Purnama Indah 2 Pontianak

“Rencana investasi Toyota berikutnya terkait dengan kebijakan pemerintah yang baru, yaitu yang mendorong pengembangan electric vehicle. Nah, itu yang akan tercantum dalam dua PP (Peraturan Pemerintah),” kata Airlangga dalam keterangan resminya.

Pertama, kata Menperin, PP mengenai percepatan kendaraan berbasis elektrik. Kedua, PP terkait PPnBM untuk industri berbasis elektrik, yang di dalamnya termasuk hybrid. 

Toyota Prius PHEV di GIIAS 2018
Toyota Prius PHEV di GIIAS 2018 ((KOMPAS.com / Aditya Maulana))

“PPnBM itu akan menjadi nol kalau berbasis kepada elektrik dan emisinya paling rendah,” kata Menperin.

Ministry of Economy, Trade, and Investment (METI) Jepang, Hiroshige Seko, mengatakan, salah satu kebijakan otomotif ke depan yang penting adalah pengembangan kendaraan berbasis baterai atau listrik. Sejauh ini, Jepang telah melakukan kebijakan yang paralel untuk basis elektrik (EV) dan hybrid.

Baca: Lebaran 2019, Penjualan Mobil Toyota Meningkat Signifikan

Baca: Mewahnya Lexus LM Seharga Rp 2,9 Miliaran yang Dikembangkan dari Toyota Alphard

Halaman
12
Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved