Polda Kalbar Ungkap Ribuan Kasus Selama Operasi Pekat Kapuas 2019, Tangkap 1.687 Orang

Selama 11 hari pelaksanaannya yakni, 17-27 Juni 2019, Polda Kalbar berhasil menangkap sebanyak 1.687 orang.

Polda Kalbar Ungkap Ribuan Kasus Selama Operasi Pekat Kapuas 2019, Tangkap 1.687 Orang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Para pelaku yang terjaring selama pelaksanaan Operasi Pekat Kapuas 2019 oleh Polda Kalbar, Jumat (28/6/2019) 

Polda Kalbar Ungkap Ribuan Kasus Selama Operasi Pekat Kapuas 2019, Tangkap 1.687 Orang

PONTIANAK - Polda Kalbar melaksanakan Operasi Pekat Kapuas 2019 selama 14 hari, terhitung sejak 17-30 Juni 2019. Namun, baru terhitung 11 hari operasi ini dilaksanakan, kasus serta pelaku tindak kejahatan yang berhasil diamankan sudah mencapai ribuan jumlahnya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolda Kalbar, Jumat (28/6/2019).

Selama 11 hari pelaksanaannya yakni, 17-27 Juni 2019, Polda Kalbar berhasil menangkap sebanyak 1.687 orang. 

Baca: Polsek Ngabang Tangkap Spesialis Pembobol Rumah, Ini Orangnya

Baca: Diskominfo Pasang CCTV di Sejumlah Titik Kota Ketapang, Bisa Jadi Alat Bukti Jika Terjadi Kejahatan

Diantaranya yang di proses sidik dan tipiring sebanyak 443 orang, dan pembinaan sebanyak 1.224 orang. 

Untuk pengungkapan kasus, Polda Kalbar berhasil mengungkap sebanyak 1.528 kasus. Diantaranya,  narkoba 105 kasus, senjata tajam 60 kasus, prostitusi 516 kasus, premananisme 1.032 kasus, perjudian 92 kasus, miras 367 kasus, dan petasan 39 kasus.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa sabu sebanyak 308 paket dan 119 gram, ekstasi dan inex sebanyak 85 butir.

Berbagai jenis minuman keras, diantaranya 1.177 kampel arak putih, 1.002 botol berbagai merk minuman keras, 97 ken arak putih, 12 buah dandang untuk membuat arak. 

Handphone sebanyak 116 unit, kartu judi sebanyak 116 set, senjata tajam sebanyak 55 bilah, senjata api rakitan sebanyak 13 buah, dan uang tunai dengan total sekitar Rp. 332 Juta. 

Terkait dengan pelaku sendiri, jika dilihat dari aspek pendidikan hampir seluruh pelaku memiliki tingkat pendidikan yang cukup rendah.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved